nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Tips Mengusir Rasa Cemas karena Wabah Virus Corona

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 13:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 31 337 2191758 4-tips-mengusir-rasa-cemas-karena-wabah-virus-corona-6X7Tcaajcf.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Virus corona atau Covid-19 tengah mewabah di Indonesia. Setiap harinya terus terjadi penambahan jumlah kasus. Namun, tak perlu khawatir karena ada cara untuk mengusir rasa cemas karena wabah corona. 

Psikolog Klinis Unit Konsultasi Psikologi (UKP) Universitas Gajah Mada (UGM) Kholinjah memberikan beberapa tips bagi masyarakat untuk menghindari rasa cemas dan panik saat menghadapi wabah corona.

Pertama, kata dia, hal yang harus dilakukan adalah mengikuti imbauan pemerintah seperti menjaga jarak physical distancing, mencuci tangan dengan bersih, dan menjaga pola hidup sehat.

"Seperti olahraga, makanan sehat, tidur cukup," kata Kholinjah saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (31/7/2020).

Kedua, Kholinjah meminta agar masyarakat membatasi informasi yang diterima terkait dengan wabah corona. Terutama dari media sosial yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

"Batasi info sebatas pengetahuan standar terkait Covid-19, seperti gejala, cara penularan, apa yang harus dilakukan jika merasa memiliki gejala, dan langkah pencegahan. Lalu lakukan upaya perlindungan diri," terangnya.

infografis seputar corona 

Ketiga, kata dia, jika sudah mengalami rasa cemas berlebih bisa melakukan pertolongan terhadap diri sendiri (self help) dengan mengontrol nafas.

"Lakukan self-help. Misal relaksasi nafas, kelola stress, lakukan aktivitas yang menyenangkan secara aman," tambahnya.

Keempat, masyarakat juga bisa mengelola pikiran untuk fokus terhadap sesuatu hal yang positif dan menyenangkan.

"Jika ada (pikiran) yang negatif atau tidak memberdayakan, sadari dan dengarkan, lalu ucapkan terima kasih karena telah mengingatkan," ungkapnya.

Menurutnya, pikiran negatif tersebut juga perlu dimiliki oleh manusia dan harus diapresiasi. Sebab, hal itu merupakan bentuk kewaspadaan terhadap diri sendiri. Namun, hal itu jangan diabaikan berlarut-larut sehingga menimbulkan kecemasan yang berlebihan.

"Setelah (ada pikiran negatif) itu silakan pikiran yang lebih mencerahkan yang mengendalikan diri kita. Kita boleh kok memilih pikiran mana yang kita ikuti," tuturnya.

"Intinya, lakukan hal-hal yang positif, memberdayakan, mencerahkan, demi kesehatan mental emosi masing-masing. Pikirkan hal-hal yang realistis, yang bisa membuat lebih tenang," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini