Lawan Corona, Istana Pastikan Penerapan Darurat Sipil Jadi Langkah Terakhir

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 30 Maret 2020 16:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 30 337 2191287 lawan-corona-istana-pastikan-penerapan-darurat-sipil-jadi-langkah-terakhir-VUtGoeA1Qr.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Istana Kepresidenan memastikan, penerapan darurat sipil dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB), adalah langkah terakhir yang bisa jadi tidak pernah digunakan dalam penanganan virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman mengatakan, Kepala Negara meminta kebijakan pembatasan sosial berskala besar dan phisycal distancing dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pemerintah juga mempertimbangkan usulan pemberlakuan Darurat Sipil supaya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat dijalankan secara efektif. Namun, penerapan darurat sipil adalah langkah terakhir yang bisa jadi tidak pernah digunakan dalam kasus Covid-19,” kata Fadjroel dalam keterangan persnya, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Pemerintah: Penularan Covid-19 Masih Terus Terjadi 

Dalam menjalankan pembatasan sosial berskala besar, pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui kolaborasi Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Covid-19, Kementerian Perhubungan, Polri/TNI, Pemda dan K/L terkait.

Infografis Okezone

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, lebih disiplin, dan lebih efektif lagi. Sehingga tadi sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil,” kata Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan secara daring.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini