nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Rapat Paripurna Bahas Penanganan Corona Hari Ini

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 08:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 30 337 2190983 dpr-rapat-paripurna-bahas-penanganan-corona-hari-ini-dEPMEWd5EN.jpg Rapat paripurna pengesahan alat kelengkapan DPR RI (Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan menggelar rapat paripurna pembukaan masa persidangan III tahun Sidang 2019–2020 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020). Ini paripurna pertama DPR di tengah masa tanggap darurat virus corona atau Covid-19.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, rapat paripurna harus dilakukan meski di tengah pandemi corona, agar DPR bisa mulai bekerja melakukan fungsi pengawaswaan, budgeting dan legislasi.

“Dalam masa darurat, semua kegiatan DPR akan diarahkan untuk membantu atasi wabah corona. Kalau tidak ada sidang paripurna, maka status DPR akan tetap reses, tidak bisa melakukan fungsinya secara maksimal,” kata Puan di Jakarta.

Selain akan fokus pada penanganan wabah Covid-19, lanjut Puan, DPR juga bakal mencari formulasi untuk membantu pemerintah mengatasi dampak-dampak, terutama imbas sosial ekonominya.

“Misalnya desain APBN sudah tidak sesuai asumsi-asumsi yang digunakan. Karenanya dibutuh penyesuaian dan perubahan baik dari sisi penerimaan, belanja dan pembiayaan yang fokusnya pada penanganan wabah corona serta penanggulangan dampak sosial dan ekonominya,” sebut putri kesayangan Ketum PDIP Megawati Soekarnorputri ini.Puan maharani

Puan Maharani (Okezone)

Menurutnya DPR akan memberikan dukungan penanganan pandemi virus Covid-19. Seperti halnya melalui fungsi-fungsi anggaran, legislasi maupun pengawasan agar masyarakat terlindungi dari aspek kesehatan mau pun ekonomi.

Berdasarkan jadwal, rapat paripurna berlangsung pada pukul 14.00 WIB nanti.

Rapat paripurna ini digelar setelah DPR mengakhiri masa reses. Masa reses anggota parlemen sempat diperpanjang sebelumnya karena pandemi corona, sehingga pemerintah membatasi masyarakat berkegiatan di luar dan keluar masuk daerah terutama wilayah zona merah Covid-19.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini