nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Sebut Sarana-Prasarana Jakarta Mencukupi untuk Karantina Wilayah

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 08:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 30 337 2190941 dpr-sebut-sarana-prasarana-jakarta-mencukupi-untuk-karantina-wilayah-tcOJQAjLbZ.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay berpandangan bahwa aspek sarana dan prasarana Jakarta terpenuhi jika harus dilakukan karantina. Ia pun berharap pemerintah segera melakukan kebijakan karantina untuk Jakarta.

Wacana karantina Jakarta sendiri menguat setelah kasus positif Covid-19 atau virus corona berkembang pesat di Ibu Kota. Jakarta menduduki urutan pertama dengan total kasus positif sebanyak 675 orang, per 29 Maret 2020, dari data yang dilaporkan BNPB.

"Saya melihat bahwa Jakarta sangat siap untuk melaksanakan karantina wilayah. Hampir semua aspek kelihatannya bisa dipenuhi. Karena itu, semestinya karantina segera diberlakukan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya," ucap Saleh Daulay saat dikonfirmasi Okezone, Senin (30/3/2020).

Jika dilihat dari sisi sarana dan prasarana, dibeberkan Saleh, Jakarta merupakan kota yang paling lengkap dari daerah-daerah lainnya. Dimana, sarana dan prasarana itu merupakan aspek penting yang harus diperhatikan jika ingin melakukan karantina wilayah.

"Air minum, listrik, dan bahan-bahan pokok tersedia. Kalaupun harus didatangkan dari luar, itu bisa dikoordinasikan dengan baik," ucapnya.

Selain itu, sambungnya, tenaga aparatur sipil negara, kepolisian, TNI, dan relawan dinilai juga sangat lengkap untuk Ibu Kota. Mereka, tekan Saleh, bisa dikerahkan untuk bekerja dan melayani masyarakat saat proses karantina Jakarta.

Dari sisi finansial dan pendanaan, menurut Saleh, Jakarta dinilai sebagai kota yang paling siap. Selama ini, dikatakan Saleh, APBD untuk DKI Jakarta selalu cukup bahkan lebih. Oleh karenanya, kelebihan anggaran tersebut saat ini bisa dipergunakan untuk membantu warga yang tersampak Covid-19 ketika Jakarta dikarantina.

"Pelayanan medis pun sebetulnya paling lengkap. Dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya banyak yang bertugas di Jakarta. Mereka tersebar di rumah-rumah sakit pemerintah dan swasta. Saya yakin mereka dapat diandalkan untuk memberikan pertolongan bagi yang membutuhkan jika Jakarta dikarantina," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini