nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Bakal Pantau Penyaluran Anggaran Bencana Covid-19

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 07:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 29 337 2190594 kpk-bakal-pantau-penyaluran-anggaran-bencana-covid-19-8ag7Dm6Bt7.jpg ilustrasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memantau penyaluran anggaran bencana Covid-19 atau virus corona. Hal itu dilakukan KPK agar dana bantuan dari pemerintah untuk penanganan bencana non-alam Covid-19 tepat sasaran.

"Tentu diawasi, bahkan karena ini kondisi darurat, maka setiap rupiah itu harus terjamin efektif dan efisien, karena itu KPK memastikan akan hadir agar tepat sasaran dan tepat prosedur kedaruratan," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saay dikonfirmasi Okezone, Minggu (29/3/2020).

Ghufron menjelaskan alasan KPK turut memantau penyaluran anggaran untuk penanganan Covid-19 agar prosesnya dapat berjalan lebih cepat dan sesuai prosedur. Ditekankan Ghufron, pihaknya ingin proses pengadaan barang dan jasa terkait penanganan Covid-19 dipercepat untuk menyelamatkan nyawa orang banyak.

"Karena itu KPK menjamin selama itikad baik, tidak ada markup, tidak ada cashback dan tipu-tipu lainnya yang melawan hukum, laksanakan secara cepat sesuai ketentuan pengadaan dalam kondisi darurat," ucapnya.

"Sebaliknya, kepada setiap pihak baik penyelenggara negara maupun rekanan yang menyediakan barang kalau masih menggunakan kesempatan ini untuk tujuan keuntungan secara melawan hukum, maka kami memperingatkan bahwa ancamannya sesuai pasal 2 ayat (2) UU tipikor ancamannya hukuman mati," sambungnya.

Ia menambahkan, KPK merupakan lembaga negara yang siap membantu pemerintah dalam proses pengawasan pengadaan serta penyaluran anggaran. Utamanya, seperti saat sekarang ini yang dimana dalam keadaan bencana.

"KPK merupakan lembaga negara yang bertugas untuk mencegah dan memberantas korupsi, sehingga disetiap rupiah anggaran negara dalam proses pembelanjaannya KPK akan hadir untuk mengawasi agar anggarannya tepat sasaran, tepat prosedural dan syarat ketentuannya," tekannya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini