Jamaah Umrah yang Tertahan di Saudi Harus Diobservasi Usai Dipulangkan

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 27 Maret 2020 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 337 2189642 jamaah-umrah-yang-tertahan-di-saudi-harus-diobservasi-usai-dipulangkan-2PyYwXHF56.jpg Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan mengatakan sebanyak 42 jamaah umrah asal Indonesia yang tertahan di Arab Saudi, harus menjalani observasi begitu tiba di Tanah Air.

Ia menjelaskan, observasi itu untuk mengantisipasi tidak ada jamaah yang terinfeksi virus corona.

"Jika mereka telah dipulangkan ke Tanah Air, sebaiknya mereka dilakukan observasi terlebih dahulu untuk memastikan apakah mereka tidak terinfeksi Covid-19," kata Ace kepada Okezone, Jumat (27/3/2020).

Politikus Partai Golkar itu berharap Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk segera saling berkoordinasi memulangkan mereka.

"Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri RI segera menangani kepulangan jamaah umrah yang masih berada di Arab Saudi," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan. (Foto : Okezone.com)

Sebagaimana diketahui, Kemenag menyatakan ada 42 jamaah umrah asal Indonesia yang tertahan di Arab Saudi. Mereka belum bisa pulang karena terdampak kebijakan lockdown atau penutupan akses yang diberlakukan pemerintah Saudi sejak 15 Maret 2020 karena pandemi virus corona (Covid-19).

Dari 42 orang tersebut, 39 jamaah terbang ke Saudi dengan visa umrah, tiga lainnya dengan visa ziarah. Keberangkatan mereka ke Arab Saudi difasilitasi oleh 11 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pemerintah Saudi siap memulangkan dengan syarat jamaah segera melapor.

Baca Juga : 42 Jamaah Umrah Asal RI Tertahan di Saudi Imbas Pandemi Corona

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini