Cegah Corona, TNI-Polri Sudah Bubarkan 1.371 Kegiatan Kerumunan Massa

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 337 2189361 cegah-corona-tni-polri-sudah-bubarkan-1-371-kegiatan-kerumunan-massa-a4BTJ9NCFe.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, jajaran TNI-Polri sejauh ini telah membubarkan 1.371 kegiatan yang melibatkan kerumunan massa di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat pelarangan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan orang atau memunculkan keramaian. Maklumat dengan nomor Mak/2/lll/2020 itu tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 pada tanggal 19 Maret 2020.

"Kami sudah membubarkan kerumunan massa sebanyak 1.371 massa atau kerumunan massa berkumpul yang kami lakukan pembubaran itu semua terdapat di semua Polda di seluruh Indonesia. Yang semuanya ini kami dibantu oleh teman-teman dari TNI dan pemerintah daerah jaringan tetap berjalan bersama-sama," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Argo menyebut, dalam membubarkan kerumunan massa itu, TNI-Polri memberikan imbauan dan pendekatan persuasif sebelumnya. Dalil yang menguatkan, kata Argo adalah tujuan untuk menekan penyebaran virus corona.

"Memberikan himbauan kepada masyarakat dan kami ingin memutus atau mencegah daripada penyebaran virus corona ini," ujar Argo.

Selain itu, Argo berharap, masyarakat bisa memahami untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat pengumpulan massa di saat mewabahnya corona. Pasalnya, masyarakat dewasa ini harus menjadi pahlawan pemutus rantai penyebaran corona.

Baca Juga : Pemprov DKI Fasilitasi Tenaga Medis yang Tangani Corona Tinggal di Hotel

Menurut Argo, caranya bisa dengan menghentikan kegiatan besar dan berdiam diri dirumah selama virus corona ini berkembang di Indonesia.

"Jadi tidak kemana-mana dan ini semoga dengan disiplin yang tinggi ini yang kami lakukan bisa cepat selesai berkaitan dengan virus corona," tutup Argo.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini