nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Sistem Pelayanan Pasien di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 11:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 26 337 2189189 begini-sistem-pelayanan-pasien-di-rs-darurat-covid-19-wisma-atlet-rh5M7yupAS.jpeg RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta (Istimewa)

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menjelaskan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berbeda dengan rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan lainnya. Pembeda antara RS Wisma Atlet dengan yang lainnya, yakni soal penerapan pelayanan serta penanganan pasien.

"Kami juga ingin menyampaikan ke masyarakat, rumah sakit ini berbeda dengan rumah sakit lain. Karena rumah sakit ini menerapkan dengan sistem pelayanan self handling, dengan sistem visit videocall," kata Eko Margiyono saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta dan disiarkan langsung lewat akun Youtube BNPB, Kamis (26/3/2020).

"Kedua, self karantina. Ketiga, limitasi kontak dengan petugas. Keempat, apabila pasien semakin memberat akan dirujuk ke rumah sakit rujukan," sambungnya.

Eko menambahkan, ada dua dari tujuh tower di Wisma Atlet yang sudah beroperasi menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 sejak tiga hari lalu. Dibeberkan Eko, dua tower yang sudah beroperasi bisa manampung 3.000 pasien.

 korona

"Kami juga menyampaikan bahwa kapastias dari dua tower yang disiapkan, tower tujuh yang sudah operasional itu mampu menampung 1700. Tower enam 1300. Sehingga total 3000 pasien mampu ditampung di Rumah Sakit ini. Kalau skenario bertambah buruk, maka kita bisa gunakan tower empat dan lima," bebernya.

Awalnya, kata Eko, rumah sakit ini diperuntukkan untuk warga Jakarta yang terpapar virus corona. Sebab, Jakarta merupakan daerah yang paling banyak dilaporkan kasus Covid-19. Namun, belakangan justru ada sejumlah pasien dari luar Jakarta yang mendatangi RS Wisma Atlet untuk dilakukan pemeriksaan.

"Pada kenyataannya, di hari pertama saja ada pasien datang dari Surabaya dan Semarang. Cuma kami tetap akan menerima," ujarnya.

Sejauh ini, RS Wisma Atlet telah menerima sebanyak 208 pasien itu dalam jangka waktu 3 hari. RS Darurat Covid-19 itu sendiri baru beroperasi sejak 23 Maret 2020. Ada lonjakan pasien yang dirawat di RS Wisma Atlet dalam kurun waktu 3 hari.

"Jadi pertama tanggal 24 pagi, itu ada 74 pasien, kemudian pada tanggal 25 pagi, itu 178, dan pagi ini sudah 208 pasien," bebernya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini