nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sepenggal Kenangan Gibran tentang Almarhumah Eyang Noto

Arief Setyadi , Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 11:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 337 2189183 sepenggal-kenangan-gibran-tentang-almarhumah-eyang-noto-rTuqAiiRXH.jpg Gibran Rakabuming Raka bersama istri, Selvi Ananda dan anaknya Jan Ethes (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa sangat kehilangan atas wafatnya sang eyang, Sudjiatmi Notomihardjo. Banyak kenangan yang belum luput dari benaknya semasa bersama sang eyang. 

Di mata Gibran, sang eyang merupakan sosok yang tegar dan itu diperlihatkannya meski selama empat tahun mengidap kanker. Eyang Noto, begitu Gibran memanggil, tak pernah menunjukkan rasa sakit ke anak dan cucu. Meski, tak dipungkiri kalau penyakit itu sangat mengganggu eyang.

Baca Juga: Corona Mewabah, Masyarakat Diimbau Tak Perlu Melayat Almarhumah Ibunda Jokowi

Eyang Noto, cerita Gibran, juga masih berusaha untuk aktif dan mendatangi pengajian dan berbagai kegiatan lainnya. Bahkan, kadang pergi sendirian dengan naik becak atau meminta diantar sopir.

"Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktifitas beliau. Puasa dan shalat tahajudnya tak pernah putus, untuk mendoakan kami semua anak-cucunya, agar menjadi orang yang berguna untuk orang banyak," ujar Gibran melalui akun media sosialnya Gibran_Rakabuming seperti dilihat Okezone, Kamis (26/3/2020).

Gibran meminta masyarakat untuk memaafkan kekuarangan dan kekhilafan sang eyang semasa hidup. "Kami sangat kehilangan atas kepergian beliau. Semoga Allah SWT mengampuni semua kesalahan semasa hidup, menerima semua amal baik dan dikaruniakan surga terbaik," imbuhnya.

infografis ibunda Jokowi meninggal dunia

Di sisi lain, Gibran mengimbau masyarakat untuk tidak perlu datang ke rumah duka untuk melayat. Hal itu sesuai dengan kebijakan pemerintah yang sedang menerapkan physical distancing guna mencegah penyebaran virus corona.

"Bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat, dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi tanah air, saya menyarankan untuk mendoakan dari rumah saja," ujarnya.

Sudjiatmi, ibunda Jokowi sekaligus eyang Gibran meninggal dunia pada Rabu 25 Maret 2020 sore di Rumah Sakit Slamet Riyadi, Surakarta. Sudjiatmi sudah empat tahun mengidap kanker dan meninggal di usia 77 tahun.

Pemakamannya akan dilakukan siang ini sekira pukul 13.00 WIB di tempat pemakaman keluarga Mundu Selokaton, Karanganyar, Jawa Tengah. Almarhumah akan dikebumikan di samping makam suaminya, Widjianto Notomihardjo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini