Beri Remisi Khusus Nyepi, Ditjen PAS Hemat Anggaran Setengah Miliar

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 25 Maret 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 25 337 2188754 beri-remisi-khusus-nyepi-ditjen-pas-hemat-anggaran-setengah-miliar-zQepPW2Vwu.jpeg Ilustrasi lapas. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mencatat remisi khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2020 berhasil menghemat anggaran makan WBP atau narapidana sebanyak Rp542.865 juta.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi (Latkerpro) Ditjen PAS Junaedi menuturkan bahwa pemberian remisi sebagai reward bagi WBP yang berkelakuan baik serta memenuhi syarat administratif dan substantif.

"Tak dimungkiri juga berdampak pada penghematan anggaran negara dengan berkurangnya masa pidana yang harus dijalani WBP," kata Junaedi dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

Adapun dari 1.151 WBP penerima remisi khusus I menghemat anggaran makan sebanyak Rp542.640 juta. Kemudian WBP penerima remisi khusus II menghemat anggaran makan sebanyak Rp225 ribu.

Sedangkan narapidana terbanyak mendapat remisi khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2020 berasal dari beberapa Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham.

"Kemenkumham Bali sebanyak 796 orang, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah 69 orang, dan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan 58 orang," papar Junaedi.

Pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3614) serta Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3846), perubahan pertama: Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2006, perubahan kedua: Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, serta Keputusan Presiden 174/1999 tentang Remisi.

Adapun berdasarkan data smslas.ditjenpas.go.id per 21 Maret 2020, jumlah narapidana dan tahanan di seluruh Indonesia mencapai 272.050 orang. Rinciannya narapidana sebanyak 206.086 orang dan tahanan 65.964.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini