nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Corona, Petugas KPK Pakai APD dalam Memburu Harun Masiku dan Nurhadi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 24 Maret 2020 09:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 24 337 2188044 cegah-corona-petugas-kpk-pakai-apd-dalam-memburu-harun-masiku-dan-nurhadi-aOymKRReAn.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya masih terus melakukan perburuan terhadap buronan kasus korupsi, Nurhadi Cs dan Harun Masiku, di tengah wabah virus corona (Covid-19). Sejauh ini Nurhadi Cs dan Harun Masiku masih belum diketahui keberadaannya.

KPK telah melengkapi petugasnya dengan alat pelindung diri (APD) dalam memburu Nurhadi Cs dan Harun Masiku. Hal itu dilakukan KPK agar petugas tidak terpapar virus corona.

"Info dari teman-teman di lapangan masih terus dilakukan pencarian. Tentu dengan penyesuaian dan tetap waspada terhadap penyebaran wabah corona, misal dengan memakai alat pelindung diri," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2020).

KPK mengimbau Harun Masiku dan Nurhadi Cs segera menyerahkan diri. Terlebih, kata Ali, gugatan praperadilan Nurhadi Cs sudah dua kali ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Khusus DPO Nurhadi dan kawan-kawan, pasca-putusan praper yang kedua ditolak, KPK mengimbau agar menyerahkan diri ke KPK dan silakan hadapi prosesnya, lakukan pembelaan secara profesional," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi; menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; serta Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto; sebagai buronan karena kerap mangkir saat dipanggil sebagai tersangka.

Ketiganya merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. KPK juga telah meminta bantuan Imigrasi untuk mencegah ketiganya bepergian ke luar negeri.

Sedangkan Harun Masiku merupakan mantan caleg yang ditetapkan tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR Pergantian Antar-Waktu (PAW). Ia buron usai lolos dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa waktu lalu.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini