KPK Terapkan Aturan Baru Pemeriksaan Saksi untuk Cegah Virus Corona

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 23 Maret 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 23 337 2187778 kpk-terapkan-aturan-baru-pemeriksaan-saksi-untuk-cegah-virus-corona-oQrk3EPGWN.jpg Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerapkan aturan atau Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baru dalam melakukan pemeriksaan saksi ataupun tersangka. Prosedur pemeriksaan baru itu dibuat untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menjelaskan, aturan baru yang saat ini diterapkan yakni memisahkan ruang pemeriksaan antara penyidik atau penyelidik dengan pihak yang akan diperiksa. KPK membuat dinding transparan atau kaca sebagai pemisah antara tim pemeriksa dengan saksi yang diperiksa.

"SOP pemeriksaan diefisiensikan waktu kontaknya, dan ruang pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang riksa yang lama, yang kecil, namun di tempatkan secara terpisah antara pemeriksa dengan saksi terperiksa yang dipanggil dibuat terpisah dengan dinding yang tranparan dengan pengeras suara," ujar Ghufron aaat dikonfirmasi, Senin (23/3/2020).

KPK

Baca Juga: Kemenko PMK Sepakati Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Tak hanya itu, kata Ghufron, KPK juga telah mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pekerjaan dari rumah Work From Home (WFH). Meskipun, sambungnya, tidak semua pegawai KPK melakukan pekerjaaannya dari rumah.

"Mulai membagi kerja pada bidang yang bisa dilakukan dari rumah, dimaksimalkan dari rumah. Sementara yang harus dari kantor seperti pemeriksaan yang tidak boleh kecuali di kantor KPK tetap berlanjut dengan mekanisme pemeriksaan suhu setiap orang yang mau masuk KPK," bebernya.

"KPK juga sediakan handsanitizer disetiap lift dan pintu masuk disediakan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus corona," sambung Ghufron.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini