Kebijakan Presiden Jokowi Atasi Corona Dinilai Jelas dan Terukur

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 337 2187070 kebijakan-presiden-jokowi-atasi-corona-dinilai-jelas-dan-terukur-8EWVrZTwKY.jpg Presiden Jokowi (Foto: Ist)

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menilai kebijakan dan langkah yang diterapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menanggulangi virus corona atau Covid-19 sangat jelas dan terukur. Semuara arahan Presiden dapat dijalankan oleh Kementerian/Lembaga termasuk KLHK.

Dalam rangka pengendalian virus corona, Jokowi terus memantau langkah kementerian/lembaga demi mencegah penyebaran corona. Sehingga upaya penanggulangan yang dilakukan bisa berjalan efektif.

Bahkan, rapat terbatas dilakukan setiap hari, termasuk di tingkat Menko. Pada Rakor Kemenko Maritim dan Investasi dilakukan pada Jumat sore setelah rapat terbatas kabinet pagi hari dipimpin Presiden.

“Sangat jelas arahan Bapak Presiden dan dilaksanakan oleh KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan),” kata Menteri Siti, Sabtu (21/3/2020).

Ilustrasi Foto: Shutterstock 

Ditambahkan Siti, meski pengendalian Covid-19 yang dijalankan adalah bekerja di rumah atau work from home (WFH). Namun, pelayanan publik tetap berjalan normal, karena ada piket kantor.

Baca Juga: Cegah Corona, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Akan Disemprot Disinfektan Besok 

Semua diwajibkan laporan jurnal harian personel selama WFH yang diserahkan mingguan kepada Sekjen melalui sekretaris komponen Eselon 1 masing-masing. Penyemprotan ruangan dengan disinfektan juga dilakukan di kantor-kantor dan sudah sebagian selesai.

“Sekjen membentuk posko informasi online untuk menerima laporan perkembangan staf yang sakit atau alami gejala seperti bersin, batuk, pilek, demam dan sesak napas. Laporan disiapkan harian oleh posko secara berantai melalui sekretaris komponen eselon 1 melalui kepegawaian/bagian umum,” ujar Siti.

Untuk personel yang hasil testnya positif Covid-19, atau sebagai orang dalam pemantauan (OPD), kata Menteri Siti, akan dibimbing untuk self isolation dan dipantau secara ketat mengikuti arahan Satgasnas atau rumah sakit (RS).

“Selain itu, Sekjen menyiapkan terbatas hand sanitizer dan masker bagi staf yang memerlukan atau masyarakat, secara terbatas,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini