DKPP Berhentikan Evi Novida Ginting, Ini Tanggapan KPU

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 19 Maret 2020 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 19 337 2186080 dkpp-berhentikan-evi-novida-ginting-ini-tanggapan-kpu-Aa6Q43L66e.jpg Komisioner KPU Pramono Ubaid (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan Komisioner Evi Novida Ginting tidak melakukan perubahan suara terhadap caleg di Kalimantan Barat. Hal itu menanggapi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Evi Novida Ginting.

"Bahwa dalam kasus ini, Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik sama sekali tidak berinisiatif atau memerintahkan, atau mengintervensi, atau mendiamkan terjadinya perubahan perolehan suara tersebut," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020).

Pramono menjelaskan bahwa hal-hal yang terkait dengan Pileg 2019, termasuk mengenai hasil suara pada keputusan Mahkamah Konstitusi sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 terkait dengan sengketa hasil Pemilu.

"KPU berpandangan bahwa putusan MK yang wajib dilaksanakan. Namun, DKPP menyatakan tindakan KPU tidak tepat. Pada perkara ini tidak ada tindakan KPU mengubah perolehan suara hasil Pemilu," ujarnya.

Baca Juga: Diperiksa KPK, Komisioner KPU Evi Novida Ginting Dicecar 7 Pertanyaan

Evi Novida Ginting

Kendati demikian, Pramono mengatakan KPU akan tetap menghormati keputusan DKPP tersebut. Meski, akan tetap mempelajari dengan seksama, dan melakukan pengkajian mendalam terkait hal itu.

"Maka, KPU menghormati putusan DKPP tersebut dan akan mempelajari dengan seksama, serta melakukan kajian yang mendalam untuk melihat berbagai kemungkinan kebijakan yang dapat diambil KPU," ujar Pramono.

Putusan untuk memberhentikan Evi Novida Ginting tertuang surat putusan DKPP Nomor 317-PKE-DKPP/X/2019. Evi diberhentikan dari jabatannya lantaran terkait kasus perolehan suara caleg Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 6 bernama Hendri Makaluasc pada pemilihan legislatif 2019.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini