Di Tengah Virus Corona, KPK Pastikan Penanganan Korupsi Tetap Berjalan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 17 Maret 2020 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 337 2184911 di-tengah-virus-corona-kpk-pastikan-penanganan-korupsi-tetap-berjalan-0Tiebmfe1K.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Dok Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penanganan kasus korupsi di Indonesia tetap berjalan seperti biasa meskipun ada wabah virus corona atau Covid-19.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, meski begitu, pihaknya tetap melakukan penyesuaian pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi untuk periode 18–31 Maret 2020.

"Penyesuaian ini dilakukan menindaklanjuti kondisi terbaru terkait dengan penyebaran Covid-19," kata Ali di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

KPK, lanjut dia, menjamin pelaksanaan tugas pemberantasan korupsi tetap berjalan. Sebab selama menjalankan prosedur bekerja dari rumah, sebagian pegawai KPK akan hadir di kantor secara bergantian.

"Terkait pemeriksaan dan penanganan perkara, KPK tetap melaksanakannya seperti biasa dengan melakukan penyesuaian keadaan saat ini," ujar Ali.

Sesuai Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Prosedur Bekerja dari Rumah bagi Seluruh Pegawai KPK sebagai Antisipasi Penyebaran Covid-19, mulai Kamis 18 Maret 2020 seluruh pegawai KPK akan bekerja dari rumah.

Selanjutnya untuk layanan publik yang dilakukan, KPK menutup layanan tatap muka untuk sementara. Layanan publik tatap muka yang ditutup sementara adalah permintaan informasi publik, perpustakaan, dan pelaporan gratifikasi.

"Untuk dua layanan publik lainnya, KPK tetap membuka layanan tatap muka, namun KPK mengimbau masyarakat untuk menggunakan saluran tidak langsung," tutur Ali.

Di sisi lain, layanan pengaduan masyarakat, KPK mengimbau KPK untuk mengakses https://kws.kpk.go.id, email pengaduan@kpk.go.id, atau nomor Whatsapp 0811959575. Kemudian untuk pelaporan LHKPN, masyarakat dipersilakan mengakses https://elhkpn.kpk.id dan email lhkpn@kpk.go.id.

"Layanan call center 198 akan tetap beroperasi dengan perubahan jam layanan dari Senin sampai Jumat, jam 09.00 hingga 15.00 WIB. Layanan lain adalah terkait dengan kunjungan di rumah tahanan KPK," paparnya.

Layanan kunjungan ke rumah tahanan KPK akan ditutup mulai 18 sampai 31 Maret 2020. Kunjungan kembali dibuka pada Rabu 1 April.

Khusus untuk penasihat hukum dipersilakan melakukan kunjungan seperti biasa dengan tetap memerhatikan imbauan tentang antisipasi penyebaran Covid-19.

Barang kunjungan untuk tahanan tetap diterima sesuai jadwal biasa. Selain melakukan penyesuaian pelaksanaan tugas, KPK juga akan membersihkan tempat kerja.

"Gedung Merah Putih KPK akan dibersihkan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan selama dua hari pada 18–19 Maret 2020," tutup Ali.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini