Share

JK Sarankan Pemerintah Tetapkan Daerah Potensi Tinggi Penularan Corona

Sarah Hutagaol, Okezone · Selasa 17 Maret 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 337 2184698 jk-sarankan-pemerintah-tetapkan-daerah-potensi-tinggi-penularan-corona-RQV35TSw6U.jpg Jusuf Kalla (JK). (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla menyarankan agar Pemerintah bisa menentukan daerah-daerah mana saja yang berpotensi tinggi bisa menularkan virus corona (Covid-19).

Pria yang akrab disapa JK ini pun sempat menyinggung mengenai negara-negara lain yang telah menetapkan daerah-daerah rawan Covid-19, dengan memberikan istilah daerah merah dan kuning.

"Ini sekarang yang patut kita nanti diskusikan dengan pemerintah, yang risiko tinggi atau sangat tinggi, apa itu?," kata JK di Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020).

Infografis Okezone.

"Artinya kalau itu di luar negeri itu mudah, dia kasih ini daerah merah, ini daerah kuning. Kita tidak ada istilah daerah merah, daerah kuning kan," tambahnya.

Baca juga: Jubir: Wapres Ma'ruf Amin Apresiasi Presiden Jokowi Belum Lakukan Lockdown

Adapun, menurut Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin Abdul Fatah, Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 terkait penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah virus corona, diharapkan bisa menjadi pedomam pemerintah dalam mengambil tindakan mengenai masalah ini.

Salah satunya adalah masalah penetapan daerah-daerah rawan penyebaran virus corona. Dengan begitu, Fatwa tersebut bisa dijalankan di daerah yang sudah ditentukan tingkat kewaspasaan dari penyebaran virus.

"Bahkan menetapkan mana-mana daerah masif massal gawat darurat tingkat penyebaran corona ini. Itu pemerintah yang berwenang, masjid misalnya, itu di kawasan mana yang tingkat coronanya sudah tidak terkendali. Itulah fungsi peran pemerintah, MUI hanya fatwanya," ucap Hasanuddin.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini