nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Percepat Rehab-Rekon Pasca-Gempa NTB

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 12:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 17 337 2184572 presiden-jokowi-perintahkan-jajarannya-percepat-rehab-rekon-pasca-gempa-ntb-srihh16t8y.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Sekretariat Kabinet/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya mempercepat penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada Juli 2018 lalu. Hingga kini, proses tersebut belum kunjung rampung.

Hal itu dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di NTB. Rapat digelar melalui video conference untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kita tahu gempa terjadi di Juli 2018 dan telah kita terbitkan Inpres Nomor 5 tahun 2018, yang memberikan target waktu penyelesaian rehabilitasi maupun rekonstruksi," katanya seperti dilihat dari siaran langsung Instagram Sekretariat Kabinet (Setkab), Selasa (17/3/2020).

Inpres Nomor 5 tahun 2018 memberikan tenggat waktu rehab-rekon fasilitas umum dan sosial paling lambat selesai pada Desember 2018. Sedangkan untuk rumah penduduk harus diselesaikan maksimal Desember 2019.

"Dari laporan yang saya terima, rehab dan rekon rumah penduduk belum dapat diselesaikan secara tuntas," jelas Jokowi.

Jokowi di Lombok

Kepala Negara menuturkan, hingga bulan ini baru 168.684 unit rumah yang telah selesai dibangun. Padahal target yang telah ditetapkan ialah 226.204 rumah. Sedangkan 40.000 unit rumah lainnya masih dalam proses pengerjaan.

"Karena itu saya minta laporan soal ini dan dari data yang saya miliki masih ada dana masyarakat yang tersimpan di bank. Tolong dilihat lagi, misalnya di Lombok Timur, masih ada dana rakyat yang ada di bank sebesar Rp72 miliar, di Lombok Utara Rp63 miliar," tuturnya.

"Karena itu saya minta dana ini yang tersimpan di bank segera disalurkan ke masyarakat, dan langkah-langkah percepatan pembangunan rumah yang masih dikerjakan atupun belum dibangun segera diselesaikan," tutup Jokowi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini