Ini Hasil Rapat Pleno KPU untuk Antisipasi Corona di Pilkada 2020

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 17 Maret 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 337 2184426 ini-hasil-rapat-pleno-kpu-untuk-antisipasi-corona-di-pilkada-2020-agb9ooCOPi.jpeg Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 dalam tahapan pesta demokrasi Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Arief Budiman telah menerbitkan surat edaran terkait pengaturan kerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, KPU Provinsi, hingga KPU Kabupaten/Kota.

"Pengaturan tersebut meliputi jadwal kerja, sebagian masuk kantor dan sebagian lagi bekerja dari rumah atau work from home, untuk melindungi diri masing-masing menyediakan hand sanitizer maupun di ruangan kerja. Sehingga perhatian untuk pencegahan penyebaran Covid-19 bisa dimaksimalkan," ujar Ketua KPU Arief Budiman dalam keterangannya yang diterima Okezone, Selasa (17/3/2020).

Ia melanjutkan, saat ini tahapan rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga pengumuman dan pelantikan dilakukan tidak bersamaan dan dalam jumlah yang banyak.

"Pelantikan bisa dilakukan di masing-masing kecamatan dengan mekanisme 5 orang ketua/anggota KPU Kabupaten/Kota diberikan kewenangan masing-masing melantik secara terpisah. Apabila dirasa masih terlalu banyak, bisa juga dilakukan bergelombang pagi hingga sore untuk menghindari pengumpulan massa terlalu banyak," jelasnya.

Ilustrasi Foto: Ist 

Arief mengatakan, tahapan verifikasi faktual dukungan bakal pasangan calon perorangan dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat dengan menjaga jarak dalam berkomunikasi, hindari kontak langsung dan membersihkan anggota badan dengan hand sanitizer dan menggunakan masker, termasuk membersihkan peralatan yang digunakan.

"Tahapan pemutakhiran data pemilih juga dilaksanakan petugas dengan proteksi diri yang ketat seperti halnya verifikasi faktual dukunham bapaslon perorangan," jelas dia.

Ia menambahkan, KPU juga menginstruksikan kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar hingga 31 Maret 2020, dan dijadwalkan ulang mulai 1 April 2020.

"Seperti Bimtek, pelatihan dan launching pemilihan 2020," tuturnya.

KPU berharap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama dua pekan ini berhasil dengan baik. Sehingga tahapan Pilkada serentak di 270 kabupaten dan kota bisa berjalan sukses.

"Sampai saat ini KPU belum mempunyai opsi penundaan tahapan, semua proses masih berjalan sesuai tahapan, program dan jadwal pemilihan 2020," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini