Pemerintah Benarkan Adanya Tenaga Medis Terjangkit Korona

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 14 Maret 2020 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 337 2183444 pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona-YXhGA3zyMD.jpg Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yusri (foto: Okezone.com/Fakhri)

JAKARTA - Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yurianto membenarkan bahwa adanya petugas medis yang terjangkit virus korona atau Covid-19.

"Tenaga medis yang terjangkit ada," kata Yuri di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Kendati demikian, Yuri tak merinci berapa jumah tenaga medis yang terjangkit Covid-19 itu.

"Enggak hitung. Pokoknya ada," katanya. "Ada, yang kemarin," tambah dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan perawat yang menangani penyebaran virus Covid-19. Menurut dia, dokter dan para perawat adalah pihak yang berada di garda terdepan menangani virus mematikan tersebut.

Anies mengungkapkan bahwa terdapat tenaga medis yang dinyatakan tertular Covid-19.

"Sudah ada dari mereka yang tertular dengan Covid-19. Mereka paling berisiko jalankan tugas untuk melakukan pembatasan atas Covid-19. Semoga mereka sehat selalu menjalankan tugas, kami Pemprov DKI sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keseriusan mereka," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Anies merinci saat ini ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan untuk menangani kasus Corona. Sementara, DKI memiliki 1.838 klinik, 44 Puskesmas di setiap Kecamatan serta 350 dokter, serta 7.300 perawat yang siap melayani.

"Saat ini para petugas medis baik dokter maupun perawat mereka mengalami beban pekerja yang tidak kecil, amat besar kita berikan apresiasi sebesar-besarnya. Mereka di garda terdepan," tutur Anies.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini