YLKI Apresiasi Kota Solo Tetapkan Status KLB Virus Korona

Agregasi Solopos, · Sabtu 14 Maret 2020 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 337 2183205 ylki-apresiasi-kota-solo-tetapkan-status-klb-virus-korona-5rzUX5Tyxx.jpg Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Kota Solo telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) virus korona atau Covid-19. Langkah ini diambil setelah satu warga Solo positif terjangkit virus korona meninggal dunia pada Rabu 11 Maret 2020.

Terkait keputusan itu, Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan penetapaan wilayah Kota Solo dalam status KLB virus korona patut diapreasi.

Langkah ini, kata dia, sangat penting untuk menunjukkan keseriusan semua pihak dalam memerangi virus korona, termasuk oleh masyarakat.

"Untuk melawan virus korona tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah, tapi juga peran masyarakat. Seharusnya hal serupa segera dilakukan oleh pimpinan daerah lain, khususnya yang sudah positif korona, khususnya DKI Jakarta," kata Tulus berdasarkan keterangannya, Sabtu (14/3/2020), dikutip dari Sindonews.

Tidak hanya di level daerah, lanjut dia, sebaiknya Presiden Joko Widodo di tingkat nasional juga segera menyatakan serupa. Jangan pertaruhkan keamanan dan keselamatan warganya, apalagi WHO telah mengimbau langsung ke Presiden Jokowi.

"Terbukti jumlah pasien yang terinveksi virus korona seperti deret hitung," terangnya.

Sebagaimana diberitakan, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo pada Jumat 13 Maret malam menetapkan wilayahnya dalam status KLB korona. Penetapan ini menyusul adanya warga Solo yang meninggal dunia setelah positif terjangkit virus korona.

Guna memutus penyebaran virus korona di Kota Solo, ada sejumlah kebijakan yang harsus diambil, di antaranya car free day (CFD) libur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu untuk menghindari banyak kerumunan dari masyarakat.

Pemkot Solo juga meliburkan sekolah mulai TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Para siswa diminta belajar di rumah mulai Senin besok hingga 14 hari ke depan.

Sejumlah pentas diliburkan dan kegiatan olahraga yang sudah terjadwalkan terpaksa dibatalkan atau ditunda. Beberap destinasi wisata di Kota Solo juga ditutup.

Mereka juga membatalkan agenda kunjungan kerja dan penerimaan tamu, baik dalam maupun luar negeri. Semua mal dan pasar tradisional harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Termasuk sejumlah kebijakan lainnya yang harus ditaati.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini