nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejagung Kembali Periksa 13 Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 21:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 13 337 2183066 kejagung-kembali-periksa-13-saksi-terkait-kasus-jiwasraya-gKfnrYpmez.jpg Ilustrasi Gedung Kejagung (Foto : Sindo Photo)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa 13 saksi terhadap dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

“Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan 13 orang saksi untuk dimintai keterangan,” ujar Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Hari mengatakan, pemeriksaan saksi yang dilakukan pihaknya hari ini merupakan pemilik SID baik pribadi maupun korporasi yang keberatan dan telah diklarifikasi maupun verifikasi.

Adapun 13 sakis tersebut yakni Ani Suhaeni; Rusli; Bambang Harsono, SE. (Sales / Agen Asuransi Jiwa Tugu Mandiri); Winarto Tyahyadi; Mediarto Prawiro; Daniel Halim (Direktur PT. Asuransi Jiwa Adisarana Wana Artha).

Kemudian ada Benny Hardiman Setiabrata (Direktur PT. Buana Capital Sekuritas); Wilianto Poaler; Yongki Teja ;Wijaya Mulia ;

Matthew Dixon Mohinani; Surya Leiyana Hidayat; Indrawati Widjaya (Direktur PT. Wanteg Sekuritas).

“13 orang saksi yang semuanya merupakan pemilik SID (Single Investor Identification, baik pribadi maupun korporasi) dilakukan pemeriksaan sebagai saksi oleh Tim Penyidik karena diduga ada keterkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh para tersangka (khususnya BT, HH dan JHT),” kata Hari.

Baca Juga : Anies Beberkan Lokasi Sebaran Virus Korona di Jakarta

SID para saksi terafiliasi dalam proses transaksi saham, dimana sebelmunya para saksi keberatan atas pemblokiran rekening sahamnya, namun setelah diklarifikasi dan diverifikasi.

”Rekening saham para saksi ada kaitannya dengan proses jual beli saham yang dilakukan oleh para tersangka dan keterangan para saksi diperlukan untuk pembuktian pasal sangkaan,” kata Hari.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini