Polisi Tetapkan Pegawai Batan Tersangka Kepemilikan Zat Radioaktif Ilegal di Tangsel

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 337 2182876 polisi-tetapkan-pegawai-batan-tersangka-kepemilikan-zat-radioaktif-ilegal-di-tangsel-FR7nAeWzdm.jpeg Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Agung Budijono, saat konferensi pers mengenai kepemilikan zat radioaktif ilegal di Perumahan Batan Indah, Jumat (13/3/2020). (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

JAKARTA – Polisi menetapkan pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berinisial SM sebagai tersangka kepemilikan zat radioaktif Cesium CS-137 di kediamannya yang berada di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan.

SM ditetapkan sebagai tersangka karena tak mempunyai izin menyimpan zat radioaktif dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan).

“Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan lakukan gelar perkara, yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Agung Budijono, saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Dalam mengusut kasus ini, Agung mengatakan pihaknya telah memeriksa 26 saksi dalam kasus itu, mulai dari RT, RW, hingga pihak Batan dan Bapeten.

Bareskrim Polri konferensi pers kepemilikan zat radioaktif ilegal di Perumahan Batan Indah, Tangsel, Jumat (13/3/2020). (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

“Ada 26 saksi yang dimintai keterangan. Terkait masalah perizinan, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki izin,” ucapnya.

Lebih jauh Agung menyatakan, pihaknya masih mendalami motif tersangka menyimpan zat radioaktif di rumahnya. “Untuk pengembangan kita masih dalam proses-proses,” katanya.

Atas perbuatannya SM terancam dikenakan Pasal 42 dan 43 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.


Baca Juga : Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Radiasi Radioaktif di Batan Indah

"Karena ancaman hukuman di bawah lima tahun, tersangka tidak dilakukan penahanan," tuturnya.


Baca Juga : Kasus Zat Radioaktif di Tangsel, Polisi Dalami Peran Pegawai Batan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini