Dewan Pers Minta Pemberitaan soal Virus Korona Tak Bikin Panik Masyarakat

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 10 Maret 2020 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 337 2181087 dewan-pers-minta-pemberitaan-soal-virus-korona-tak-bikin-panik-masyarakat-cxZOzbTD9O.JPG Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh (Foto: Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh meminta seluruh insan media di Indonesia tidak berlebihan dalam memberitakan soal virus korona (Covid-19). Sejatinya yang disampaikan ialah materi yang bersifat edukasi atau pencegahan terhadap penyakit asal Wuhan, China tersebut.

Ia mengimbau agar media ikut berperan dalam menenangkan situasi masyarakat dalam menghadapi serangan wabah Covid-19. Sebab, kepanikan itu justru dapat membuat situasi negara tidak kondusif.

"Media harus bisa melakukan ajakan kepada masyarakat dalam bentuk penyebaran informasi yang benar tentang korona itu sendiri tentang penyebaran korona dan dampak-dampak dari korona itu," ujarnya di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Menurut dia, bila media tidak hati-hati dalam menayangkan berita terkait virus korona, maka dikhawatirkan bisa membuat keresahan di tengah kehidupan masyarakat. Bila itu terjadi maka akan menimbulkan kekacauan yang bisa memunculkan berbagai masalah.

Infografis Virus Korona

"Kalau masyarakat sudah tahu persis duduk perkaranya, maka tidak panik. Karena itu yang kita hindari jangan sampai panik. Kalau sampai panik menjadikan responsnya kacau," papar Nuh.

Dia berharap pemerintah lebih terbuka dalam memberikan setiap informasi kepada awak media. Sehingga nantinya jurnalis bisa menyampaikan berita sesuai dengan fakta yang terjadi.

"Sampaikan dengan baik belajar dari negara lain seperti apa, sehingga masyarakat aware. Sesuatu kalau sudah siap, itu nyaman. Sama dengan kalau kita ujian, kalau kita sudah siap dikasih soal apapun bisa jawab," tutupnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini