Samin Tan Kembali Mangkir karena Sakit, KPK Singgung Kasus Setnov

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 10 Maret 2020 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 337 2180774 samin-tan-kembali-mangkir-karena-sakit-kpk-singgung-kasus-setnov-aKZNLcWQWz.jpg Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (BORN), Samin Tan, kembali mangkir alias tidak memenuhi panggilan ulang pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Samin Tan kembali beralasan sakit dan meminta penjadwalan ulang selama dua pekan.

KPK mengingatkan agar tersangka pemberi suap ke mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih tersebut kooperatif. KPK mengendus ada dugaan upaya dengan sengaja merintangi atau menghalangi-halangi proses penyidikan.

"Perlu kami sampaikan kepada tersangka SMT karena ini panggilan sudah kami layangkan secara patut menurut hukum. Kami sampaikan agar kooperatif memenuhi panggilan KPK," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Tak hanya itu, KPK curiga ada pihak-pihak tertentu yang diduga sengaja berupaya merintangi penyidikan Samin Tan. KPK mengancam akan memidanakan pihak-pihak yang dengan sengaja merintangi penyidikan.

Gedung KPK. (Okezone.com)

"Dan tentu kepada pihak-pihak lain, di mana kita punya pengalaman terdahulu ketika tersangka dinyatakan sakit sampai beberapa hari, karena ini minta dua mingguan, saya kira ini menjadi pelajaran penting juga yang pernah kita lakukan kepada pihak-pihak yang kemudian dengan sengaja melakukan penghalangan terhadap penyidik KPK. Tentu ada konsekuensi hukumnya," tuturnya.

Ali Fikri menyinggung soal kasus merintangi penyidikan yang pernah ditangani KPK, bermula dari pura-pura sakit. Kasus itu terkait perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menyeret mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov).

"Kita tahu perkara-perkara terdahulu yang pernah diputus pengadilan juga, terkait perkara terdakwa Pak Setya Novanto, di sana juga ada keterangan sakit. Setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata ada rekayasa dan kesengajaan untuk menghalangi penyidikan," ujarnya.

Sebelumnya, Samin Tan mangkir saat akan dimintai keterangannya dalam kapasitas sebagai tersangka pada 2 Maret 2020. KPK kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Senin 9 Maret 2020. Namun, Samin Tan kembali mangkir dan minta dijadwal ulang lagi selama dua pekan.

Samin Tan pernah diperiksa oleh KPK pada, 7 Oktober 2019. Namun, KPK belum menahan Samin Tan sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2019, hingga saat ini.

Sekadar informasi, kasus suap pengurusan terminasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap PLTU Riau-1 yang menjerat beberapa pihak. Samin Tan sudah ditetapkan sebagai tersangka pada medio Februari 2019.

Dalam perkara ini, Samin Tan diduga menyuap mantan anggota DPR, Eni Maulani Saragih. Tujuan pemberian suap itu agar Eni membantu proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT AKT di Kementerian ESDM. PT AKT telah diakuisisi PT BORN.

Eni Maulani Saragih Tebar Senyum Usai Jalani Pemeriksaan di Gedung KPK

Eni menyanggupi permintaan Samin Tan. Eni yang saat itu menjadi anggota Panja Minerba di Komisi VII DPR menggunakan forum rapat dengar pendapat untuk memengaruhi pihak Kementerian ESDM.

Dalam proses penyelesaian, Eni diduga meminta sejumlah uang kepada Samin Tan untuk keperluan pilkada suaminya, Muhammad Al Khadziq, di Kabupaten Temanggung. Pemberian itu terjadi dalam dua tahap melalui staf Samin Tan, dan tenaga ahli Eni Maulani Saragih.

Baca Juga : KPK Kembali Panggil Bos PT Borneo Lumbung Energi dan Metal

Pemberian pertama sebesar Rp4 miliar dilakukan pada 1 Juni 2018, dan pemberian kedua terjadi pada 22 Juni 2018 sebanyak Rp1 miliar. Total suap yang diterima Eni dari Samin Tan sebanyak Rp5 miliar.

Atas perbuatannya, Samin Tan disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga : Dugaan Suap PKP2B, KPK Minta Melchias Mekeng Hadiri Pemeriksaan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini