Menteri Siti: Pak Jokowi Sangat Tegas pada Permasalahan Lingkungan

Adi Rianghepat, Okezone · Senin 09 Maret 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 337 2180723 menteri-siti-pak-jokowi-sangat-tegas-pada-permasalahan-lingkungan-UoDW9lhUGy.jpg Foto: Biro Pers Setpres

Untuk memantau kualitas air, pemerintah punya Onlimo yakni sistem monitoring kualitas air secara kontinyu dan realtime, Sistem informasi kualitas air laut (Sikal), SiMATAG 0.4M yakni sistem informasi muka air tanah gambut, sistem informasi pemantauan emisi industri (Sispek), Sistem pemantauan kualitas air limbah secara terus menerus dan dalam jaringan (Sparing).

Selain itu telah dibangun sistem pemantauan kualitas udara secara kontinue dan real time (AQMS), dan sistem informasi pelaporan elektrik perizinan bidang lingkungan hidup bagi usaha atau kegiatan (Simple).

Pemulihan kerusakan pada lahan akses terbuka selama empat tahun terakhir, telah membuat indeks kualitas tutupan lahan nasional meningkat dari 58,55 pada 2015 menjadi 62 pada 2019.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah mengatakan pihaknya menjadikan lingkungan sebagai pondasi penting pembangunan daerah. Salah satunya dengan menetapkan target ambisius 2023 dapat mengelola 70 persen sampah, dan 30 persen melalui pengurangan.

''Ada 996 desa yang sudah menganggarkan Bank Sampah. Kami terus edukasi bahwa sampah bukan sumber musibah tapi berkah kalau dikelola dengan baik. Terimakasih KLHK sangat responsif sehingga kami semakin semangat untuk mencapai target-target kerja yang dicanangkan,'' kata Sitti.

Sementara itu Dirjen PPKL, RM Karliansyah mengatakan Rakernis PPKL diikuti 289 peserta dari eselon I KLHK, UPT, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dunia usaha, BUMN, Pemda, NGO, dan gerakan masyarakat penggerak lingkungan di tingkat tapak. Pelaksanaan Rakernis akan berlangsung hingga Kamis 12 Maret.

“Dengan Rakernis ini, harapan kami terbentuk berbagai kegiatan daerah ditandai dengan meningkatnya nilai Indek Kualitas Likungkungan Hidup (IKLH) dan tema Rakernis tahun 2020 ini kita sebut Tingkatkan IKLH, Pulihkan Kualitas Lingkungan ini sangat relevan,” ujar Karliansyah.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini