Kemenag Harap PPIU Jadwal Ulang Pemberangkatan Jamaah Umrah

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Minggu 08 Maret 2020 17:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 08 337 2180099 kemenag-harap-ppiu-jadwal-ulang-pemberangkatan-jamaah-umrah-9nxAXn1ggj.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan penutupan sementara perjalanan ibadah umrah guna mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 sejak 27 Februari. Akibatnya ribuan jamaah umrah asal Indonesia pun tertunda keberangkatannya ke tanah suci.

Mengenai hal itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim berharap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dapat menjadwal ulang keberangkatan para jamaah yang tertunda atas kebijakan pemerintah Arab Saudi.

"Kami mendorong PPIU untuk melakukan proses jadwal ulang," jelas Arfi di Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Arfi mengatakan penjadwalaan ulang itu berdasarkan kesepakatan pada pertemuan yang difasilitasi Kementrian Agama (Kemenag) pada tanggal 28 Februari 2020.

“Biar proses refund hanya untuk visa saja sebagaimana kebijakan dari Saudi. Selain visa, komponen biaya umrah itu kan antara lain mencakup transportasi udara dan darat, akomodasi, komsumsi, manasik, perlengkapan," imbuhnya.

Di sisi lain Arfi mengimbau untuk para jemaah untuk bersabar menunggu update informasi dari pemerintah Arab Saudi terkait pencabutan kebijakan penangguhan ibadah umrah sementara.

Karena, lanjut dia, PPIU bakal menunggu kepastian pencabutan penangguhan terlebih dahulu saat akan melakukan penjadwalan ulang terhadap para jamaah asal tanah air.

"Jika pilihannya adalah jadwal ulang, tentu yang kemarin tertunda keberangkatan jadi prioritas. Dan, jemaah tak akan dimintai biaya tambahan. Ini kondisi force majeur yang tidak diinginkan semua sehingga semua pihak ada empati, ada kebijakan yang dikeluarkan," katanya.

Selain itu, menurut Arfi Kemenag juga mendorong PPIU untuk tidak membuka dan menerima pendaftaran paket umrah terlebih dahulu sampai ada kepastian keberangkatan dari Saudi. Sebab, selain masih ada penangguhan sehingga belum ada kepastian keberangkatan.

Baca Juga : Kemenkes Periksa 620 Spesimen Pasien Pengawasan Korona dari 25 Provinsi

“PPIU juga harus mengatur ulang terlebih dahulu dan fokus keberangkatan jemaah yang terdampak kebijakan Saudi ini dan sudah memilki jadwal,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui sejak tanggal 27 Februari Kerajaan Arab Saudi memutuskan menghentikan sementara pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi, sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini