Kemenkes Periksa 620 Spesimen Pasien Pengawasan Korona dari 25 Provinsi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Minggu 08 Maret 2020 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 337 2180058 kemenkes-periksa-620-spesimen-pasien-pengawasan-korona-dari-25-provinsi-Ujdir17Rye.jpg ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah memeriksa 620 spesimen atau sampel dari pasien dalam pengawasan virus korona atau Covid-19, kemudian mengujinya di laboratorium. Tujuannya untuk mengetahui kasus korona yang ada di Indonesia.

"Total yang sudah kita periksa itu ada 620 spesimen," ujar Juru Bicara Penanganan Virus Korona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2020).

Ke 620 spesimen yang diperiksa tersebut merupakan kiriman dari 25 provinsi di Indonesia. Jumlah spesimen ini melonjak dibandingkan dua hari lalu yang hanya 227 spesimen pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

 Ilustrasi

Yurianto menuturkan banyaknya spesimen ini terjadi karena bertambahnya jumlah pasien dalam status pengawasan korona. "Ini berdasarkan dari pemantauan yang terus menerus terhadap orang-orang dalam pemantauan atau ODP," tutur Yuri.

Selain itu, kata Yuri, pemeriksaan terhadap 620 spesimen itu merupakan bentuk kewaspadaan pemerintah guna mencegah penyebaran virus Korona.

"Kemudian ini early warning system manakala dia jadi PDP dan kita ambil spesimen," kata Yuri.

 Baca juga: Ada 23 Orang Suspect Virus Korona di Indonesia, 4 Pasien Positif Covid-19

Hasil pemeriksaan 620 spesimen itu sementara diketahui ada 23 orang suspect virus korona di Indonesia. Sedangkan yang positif Covid-19 baru empat orang. Mereka semuanya masih dirawat di ruang khusus di rumah sakit.

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini