Presiden Jokowi Tak Mau Ada yang Ditutup-tutupi Terkait Virus Korona

Muhamad Rizky, Okezone · Minggu 08 Maret 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 337 2180009 presiden-jokowi-tak-mau-ada-yang-ditutup-tutupi-terkait-virus-korona-adKJYVpfL1.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA  - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan jajarannya untuk terbuka terkait virus korona atau Covid-19.

Ngabalin menegaskan, tidak ada hal yang harus ditutupi. Terlebih Jokowi telah mengaskan bahwa kasus ini harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

"Waktu Pak Presiden undang kami semua tim komunikasi istana, yang paling pertama Beliau sampaikan adalah ketika kita mendapatkan kepastian seperti ditemukan seperti kemarin dua (orang positif), maka informasi ini harus transparan terbuka selebar-lebarnya, dan jangan pernah ada orang tutup-tutupi," ucap Ali Ngabalin dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2020).

Ia mengklaim, sejauh ini tidak ada arahan dari Presiden Jokowi untuk menutupi informasi apapun terkait korona. Justru sebaliknya, pemerintah ingin masyarakat mengetahui dan paham akan bahaya dari virus ini.

Ali Mochtar Ngabalin. (Foto: Okezone.com/M Rizky)

Baca juga: Begini Suasana Car Free Day di Tengah Heboh Virus Korona

"Pak presiden dengan sungguh-sungguh ingin mengatakan bahwa, tidak ada niat negara untuk menutupi masalah ini, karena ini adalah masalah kita, masalah bangsa. Dengan begitu virus korona menjadi bagian tanggung jawab bersama," jelasnya.

Ngabalin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada akan bahaya virus ini, dengan selalu menjaga kesehatan.

"Kita jangan panik dan jangan gelisah, tapi waspada, cara waspada itu setiap orang harus bisa menjaga pola hidup dengan baik. Langkah ini, protokol itu kami siapkan di kantor presiden dan kami sosialisasikan," kata Ngabalin.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini