nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri LHK Tegaskan Permasalahan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Hambali, Jurnalis · Sabtu 07 Maret 2020 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 07 337 2179859 menteri-lhk-tegaskan-permasalahan-lingkungan-tanggung-jawab-bersama-xT7IRrmorD.jpg Menteri LHK, Siti Nurbaya (Foto: Okezone)

TANGERANG SELATAN - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menjelaskan ada dua aspek utama dalam penanganan lingkungan di Indonesia.

Yakni kebijakan pemerintah dan partisipasi publik. Karena eksternalitas kegiatan atau implementasi lingkungan berada dan langsung dirasakan masyarakat, maka persoalan lingkungan khususnya sampah solusinya juga berada di tengah masyarakat.

"Jadi ini merupakan urusan bersama, dan peran berimbang dari semua unsur Bangsa menjadi sangat penting. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih untuk aktualisasi semua itu. Kita harus selesaikan masalah bangsa kita ini dengan sebaik-baiknya," ajak Menteri Siti.

Menteri Siti pun mengaku berbahagia karena dikelilingi oleh tokoh lingkungan yang mendukung penanggulangan lingkungan, terutama permasalahan sampah.

"Saya berterima kasih kita punya tokoh-tokoh di tengah masyarakat. Kemarin juga di Labuan Bajo saya bertemu tokoh Bank Sampah, Bambang Suwerda. Saya yakin banyak tokoh-tokoh penggiat lingkungan yang bergerak bersama kita di berbagai penjuru nusantara. Terimakasih sudah bersama-sama menggalakkan upaya atasi sampah," kata Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar pada media, Sabtu (7/3/2020).

KLHK sendiri mengutus dua pegiat sampah ke Forum Internasional. Mereka adalah Wilda Yanti dari Waste Management Sosial Enterprise berbasis Bank Sampah yang saat ini menjabat Sekretaris Jendral Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI).

Kedua, Ananto Isworo, Founder Gerakan Shadaqoh Sampah. Mereka berdua diundang hadir pada Global Forum on Environment - Mainstreaming Gender and Empowering Women For Environmental Sustainability. Forum ini diselenggarakan OECD (Organisation For Economic Cooperation and Development) di Paris, 5-6 Maret 2020.

Wilda Yanti menjadi pembicara dan mengisi sesi ke 5 dengan tema Gender-Specific comsumtion patterns, behavioural insight, and Circular Economy, pada tanggal 6 Maret 2019.

Di sesi ini Wilda menyampaikan tentang Bank Sampah dan Peran Bank Sampah membangun Sistem Pengelolaan Sampah di Indonesia.

Bank Sampah dengan empat kekuatan dasar yakni Edukasi, Kepedulian Lingkungan, Kepedulian Sosial dan Pergerakan Ekonomi, semakin menggerakan solusi pengelolaan sampah di Indonesia yang sekarang menuju masif.

Dengan kekuatan dasar itu telah tumbuh dan berkembang lebih 8.036 Bank Sampah di Seluruh Indonesia yang 80 persen diantaranya digerakan oleh Penggerak Wanita dan sisanya oleh Penggerak Laki-laki.

"Kekuatan Bank Sampah menggerakkan terciptanya teknologi-teknologi pengelolaan sampah. Wanita tidak hanya sebagai pemakai teknologi tetapi juga bisa menciptakan teknolongi-teknologi ramah lingkungan yang bermanfaat bagi solusi Sampah Indonesia," kata Wilda.

Di kesempatan yang sama, Ananto Isworo, Founder Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) Kampung Brajan Tamantirto, Bantul, juga berbagi tentang kegiatan Shadaqoh sampah dan gerakan Eco Masjid.

Bagaimana sampah bisa digunakan untuk santunan pendidikan, santunan sembako dan santunan kesehatan bagi masyarakat miskin dan anak-anak yatim piatu. Dengan jumlah relawan 40 orang dan 10 di antaranya adalah wanita.

"Kekuatan perempuan untuk menggerakan edukasi pengelolaan sampah sangat besar, peran perempuan sebagai pendidik utama untuk lingkungan berkelanjutan sangat penting," kata Ananto.

Program Bank Sampah, Shadaqoh Sampah dan Gerakan Eco Masjid mendapat sambutan dari berbagai negara, termasuk delegasi Saudi Arabia.

Tindak lanjut pertemuan yang dihadiri para ahli dari berbagai negara ini, termasuk delegasi Indonesia yang dipimpin SAM Bidang Industri dan Perdagangan Internasional KLHK, akan menjadi rekomendasi bagi pelestarian lingkungan di seluruh dunia dengan melibatkan berbagai komponen lintas gender, lintas usia, lintas agama dan lintas negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini