Satgas Kuda Laut Polri Ungkap 102 Kasus Penyelundupan BBM

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 07 Maret 2020 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 07 337 2179538 satgas-kuda-laut-polri-ungkap-102-kasus-penyelundupan-bbm-OK3yKryIsA.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Kuda Laut yang bertugas untuk mengawal distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), dalam dua bulan terakhir telah mengungkap 102 kasus dugaan penyelundupan BBM dengan total tersangka 135 orang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono menjelaskan, dari data yang dimiliki Mabes Polri, jumlah kasus penyelundupan BBM paling banyak di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) diikuti oleh Bangka Belitung.

“Di Sumsel ada 12 kasus dengan 19 tersangka, sementara di Babel terdapat 11 kasus, jumlah tersangka 11 untuk di Sumbar 10 kasus total tersangka 17 orang,” kata Argo kepada Okezone, Jakarta, Jumat 6 Maret 2020.

Di Sumsel, kata Argo, sebanyak 70,840 liter solar, 11,630 liter solar di Bangka Belitung dan 70,640 liter solar berhasil diamankan dari para penyelundup BBM.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan, dari total keseluruhan pengungkapan Satgas Kuda Laut sebanyak 209,685 liter solar, 69,821 liter premium, 340,690 liter minyak mentah dan 264, 03 liter avtur.

“Itu total pengungkapan Satgas Kuda Laut di setiap jajaran Polda,” tutur Argo.

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis membentuk tim satuan tugas (Satgas) Kuda Laut untuk mengawasi penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Polri bekerja sama dengan Kementerian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Satgas Kuda Laut itu akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan anggotanya Kepala Korps Brimob dan Kepala Korps Polairud.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini