Dua Pasien Positif Virus Korona Jalani Pemeriksaan Laboratorium

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 337 2178544 dua-pasien-positif-virus-korona-jalani-pemeriksaan-laboratorium-tY7ud4dExG.jpeg Pihak RSPI Sulianti Saroso memberikan keterangan pers terkait kondisi terkini dua pasien positif virus korona. (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA – Dua pasien positif virus korona atau Covid-19 sudah dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso selama lima hari. Keduanya juga dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah virus tersebut masih ada atau tidak.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril menyebut pemeriksaan laboratorium terhadap kedua pasien tersebut dilakukan oleh pihak Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Hari Kelima Isolasi, Pasien Positif Korona Sudak Tak Lagi Deman dan Sesak Napas 

Sehingga untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil yang akan diberikan Kemenkes. Ia pun berharap hasilnya menunjukkan negatif.

"Kami menunggu pemeriksaan hari kelima ya besok, mudah-mudahan nanti hasilnya negatif," ungkap Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020).

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium terhadap kedua pasien itu akan dilakukan selama dua kali, yakni lima hari pertama dan dilanjutkan pada hari kelima berikutnya.

Jikalau pada pemeriksaan hari kelima nantinya negatif, maka pihak rumah sakit tidak langsung memulangkan, namun tetap dilakukan pengecekan kembali pada hari kelima berikutnya untuk memastikan apakah bisa dipulangkan atau tidak.

"Kami periksa lagi, negatif dua kali, dan keadaannya baik, ya kami pulangkan, artinya dinyatakan sembuh," tutur Syahril.

Baca juga: Pemprov DKI: 145 Orang Dipantau dan 30 Pasien Diawasi Terkait Korona 

Sebagaimana diberitakan, terdapat dua wanita berusia 31 dan 64 tahun positif terpapar virus korona atau Covid-19 usai kontak langsung dengan warga negara Jepang.

Kedua orang itu menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, sejak 1 Maret 2020 setelah dinyatakan positif terjangkit virus korona.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini