Share

Jokowi Ingin RS Khusus Virus Menular di Pulau Galang Segera Beroperasi

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 04 Maret 2020 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 337 2178252 jokowi-ingin-rs-khusus-virus-menular-di-pulau-galang-segera-beroperasi-3rSwoo5xo5.jpg Ilustrasi (Foto : WebMD)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin rumah sakit khusus penyakit menular di Pulau Galang, Kepulauan Riau, siap digunakan dalam waktu dekat. Saat ini pemerintah sedang merenovasi bangunan di sana untuk dijadikan rumah sakit khusus.

"Tadi bapak Presiden beri pengarahan, beliau menyampaikan kurang dari sebulan harus sudah siap digunakan. Sebagai alternatif. Jadi yang lain tetap, Natuna jadi pilihan, Sebaru jadi pilihan. Nanti mana yang paling mungkin," kata Menko PMK Muhadjir Effendy di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Muhadjir menuturkan, rumah sakit tersebut tidak hanya menangani virus korona, tetapi juga untuk virus menular lainnya. "Karena kasusnya sekarang sedang korona, nanti kalau kasusnya beda, akan kita gunakan beda," imbuhnya.

Muhadjir memastikan rumah sakit virus menular di Pulau Galang hanya di-upgrade atau direnovasi. Artinya, sudah ada bangunan di sana kemudian dimanfaatkan untuk menjadi rumah sakit.

"Itu tak membangun, itu sudah ada dan akan kita upgrade. Dulu adalah dipakai menampung pengungsi dari Vietnam. Sehingga itu pulau yang sudah siap," ungkap dia.

Diwartakan sebelumnya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono memastikan proyek renovasi rumah sakit khusus penyakit menular itu segera dimulai. Keputusan renovasi RS tersebut baru diputuskan tadi saat rapat yang dipimpin Presiden Jokowi.

"(Start) besok, kelihatan urgensinya. (Diputuskan) tadi," imbuhnya, kemarin.

Baca Juga : Istana Tolak Usulan Penerbitan Perpres Virus Korona

Basuki menuturkan, pemerintah menyiapkan rumah sakit khusus di Pulau Galang demi alasan kemudahan. Pasalnya, jika karantina dilakukan di Pulau Sebaru, ombaknya sangat besar dan alasan pertimbangan lainnya.

"(Di Pulau Galang) karena transport itu lebih mudah, kalau di Sebaru kalau malam atau ombak besar itu susah," tutup Basuki.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini