Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Panic Buying, Stok Sembako Cukup

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 03 Maret 2020 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 337 2177572 mahfud-md-minta-masyarakat-tak-panic-buying-stok-sembako-cukup-KPAeu0zMRY.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta masyarakat tidak melakukan aksi panic buying atau memborong makanan, setelah dua warga Depok positif virus korona (Covid-19).

Mahfud menegaskan, saat ini persediaan stok sembilan bahan makanan pokok (sembako) cukup. Sehingga, masyarakat diimbau tidak panik.

"Persediaan sembako cukup, bahkan Presiden tahu orang di satu tempat sudah borong mi, minyak goreng itu tahu. Tapi masyarakat tidak perlu panik, semua disediakan," ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Mahfud menegaskan, Polri telah melakukan penjagaan terhadap pusat perbelanjaan, lantaran adanya panic buying yang dilakukan masyarakat, sebagai respons adanya dua warga yang positif Covid-19.

Mahfud MD. (Foto: Fakhrizal/Okezone)

"Dan polisi sudah diinstruksikan akan mengamankan soal itu, karena benar adanya kabar isu itu," ucapnya.

Seperti diketahui, warga diberitakan ramai-ramai memborong kebutuhan rumah tangga, sembako hingga perlengkapan lainnya pasca dua warga Depok terinfeksi virus korona.

Baca juga: MUI: Menimbun Makanan & Masker di Tengah Virus Korona Haram Hukumnya!

Salah satu perlengkapan yang diburu masyarakat adalah masker. Harga masker terpantau melambung tinggi atau naik ratusan persen dari harga asalnya.

Saat ini, dua orang yang terinfeksi virus korona telah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Penularan terjadi setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini