Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 03 Maret 2020 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 337 2177489 presiden-jokowi-imbau-masyarakat-tak-lakukan-panic-buying-VFje14YF6V.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat tidak melakukan "panic buying" atau memborong kebutuhan pokok secara berlebihan, pasca-dua warga Depok terinfeksi virus korona (Covid-19).

"Masyarakat tidak perlu memborong kebutuhan sehari-hari, enggak perlu, yang justru bikin langka karena pembelian besar-besaran, tindakan menimbun dan memborong itu sendiri," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

 Baca juga: MUI : Penyebaran Virus Korona Peringatan dari Allah

Pemerintah, kata Jokowi, menjamin ketersediaan bahan pokok beserta obat-obatan. Oleh sebab itu, Kepala Negara meminta masyarakat tidak memborong secara berlebihan.

"Pemerintah menjamin ketersedian bahan pokok dan obat-obatan. Saya juga udah cek ke Bulog, Apindo, semuannya memberikan jaminan ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan," tuturnya.

Seperti diketahui, warga diberitakan ramai-ramai memborong kebutuhan rumah tangga, sembako hingga perlengkapan lainnya pasca dua warga Depok terinfeksi virus korona.

 Baca juga: Masker Langka, Wali Kota Tengerang : Itu Hanya untuk Orang Sakit

Salah satu perlengkapan yang diburu masyarakat adalah masker. Harga masker terpantau melambung tinggi atau naik ratusan persen dari harga asalnya.

Saat ini, dua orang yang terinfeksi virus korona telah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Keduanya diduga tertular penyakit ini setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini