KPK Periksa Saksi Kasus Dugaan Pencucian Uang Bupati Mojokerto

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 03 Maret 2020 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 337 2177293 kpk-periksa-saksi-kasus-dugaan-pencucian-uang-bupati-mojokerto-PXfONKivZR.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Bupati nonaktif Mojoketo, Mustofa Kamal Pasa. Penyidik KPK hari ini memanggil Administration Head PT Dipo Star Finance Surabaya, Muchlis Salim Idris.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

KPK sendiri telah menetapkan Bupati nonaktif Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mustofa diduga telah mencuci uang hasil gratifikasi sebesar Rp34 miliar.

Mustofa diduga telah menyimpan secara tunai atau sebagian disetorkan ke rekening banknya. Mustofa juga disinyalir menyimpan uang hasil gratifikasinya melalui sejumlah perusahaan milik keluarganya yakni Musika Group, yaitu CV Musika, PT Sirkah Purbantara dan PT Jisoelman Putra Bangsa dengan modus hutang bahan atau beton.

Selain itu, Mustofa juga diduga membelanjakan hasil penerimaan gratifikasi itu menjadi kendaraan roda empat sebanyak 30 unit atas nama pihak lain, kendaraan roda dua sebanyak 2 unit, jetski sejumlah 5 unit, dan uang tunai Rp4,2 miliar.

Atas perbuatannya, Mustofa disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Terkait dengan dugaan pencucian uang, KPK telah menyita sejumlah aset Mustofa, antara lain 30 unit mobil, dua unit kendaraan, lima unit jetski, uang tunai sekitar Rp4,2 miliar, dan dokumen Musika Group.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini