Satu Pasien Sembuh COVID-19 dari Kapal Diamonds Princess Ikut Pulang ke Indonesia

Muhammad Sukardi, Okezone · Minggu 01 Maret 2020 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 337 2176402 satu-pasien-sembuh-covid-19-dari-kapal-diamonds-princess-ikut-pulang-ke-indonesia-HnNuRYZDsf.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah menunggu kedatangan 68 Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) Diamond Princess. Mereka direncanakan tiba di Indonesia sekitar pukul 23.30 malam ini, Minggu (1/3/2020).

Evakuasi melalui jalur udara telah ditetapkan dan pesawat Garuda dipilih menjadi moda transportasi kepulangan 68 ABK ini. Bandar Udara Internasional Jawa Barat atau Bandara Kertajati dipilih sebagai lokasi pendaratan mereka.

Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pelabuhan PLTU Indramayu yang kemudian dinaikan ke dalam KRI Soeharso. Mereka ini kemudian akan dibawa ke lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menerangkan, sampai sekarang jumlah ABK yang akan dievakuasi masih 68 orang. Harusnya 70, tetapi 2 di antaranya memilih bertahan di kapal.

"Laporan yang diterima, 68 orang ini dinyatakan sehat dan kami berharap setelah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah Jepang keluar, semuanya bisa pulang ke Indonesia," ucapnya pada Okezone melalui sambungan telepon, Minggu (1/3/2020).

Diamon

Baca Juga: DPR Dukung Pemerintah Buat Pemetaan Daerah Rentan Virus Korona

Yuri menjelaskan, di antara 68 orang ABK yang bakal pulang, ada satu orang yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19. Namun, setelah melewati proses penyembuhan yang intensif, dia dinyatakan sehat dan boleh ikut pulang.

"Ya, ada satu orang dari ABK yang pulang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19. Namun, setelah dirawat di rumah sakit, kondisinya terus membaik dan bisa ikut pulang bersama teman-temannya yang lain," kata Yuri.

Satu orang ABK ini sebelumnya dirawat sekitar satu minggu di salah satu rumah sakit di Jepang. Untuk menjaga kerahasiaan, Yuri tidak menjelaskan apa nama rumah sakit tempat si ABK ini dirawat. Ia pun tak menjelaskan identitas orang yang sembuh dari COVID-19.

"Kalau kita hitung waktu dirawatnya, itu sekitar satu mingguan. Kenapa sebentar, karena kondisi tubuh si ABK ini terus membaik setiap harinya dan itu yang membuat virus kalah dan akhirnya sembuh. Keparahannya virusnya menurun," tambah Yuri.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini