nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

652 Bencana Terjadi dalam 2 Bulan, 123 Orang Tewas dan 1,4 Juta Jiwa Mengungsi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 11:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 29 337 2176024 652-bencana-terjadi-dalam-2-bulan-123-orang-tewas-dan-1-4-juta-jiwa-mengungsi-oqCkM93cy9.jpg Banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Okezone.com/Puteranegara)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 652 terjadi sepanjang 1 Januari hingga 27 Februari 2020. Akibatnya, 123 orang meninggal dunia, dua orang hilang dan hilang lebih dari 1,4 juta jiwa mengungsi.

“Sejumlah korban jiwa tadi diakibatkan bencana hidrometeorologi yang persentasenya 99,85 persen, seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor. Bencana ini masih mendominasi hingga pada bulan ini,” kata Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB dalam siaran pers diterima Okezone, Sabtu (29/2/2020).

Korban jiwa akibat banjir berjumlah 102 orang, longsor 16 orang, dan puting beliung 4 orang. Pada periode ini bencana yang terkait dengan iklim dan cuaca memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya korban jiwa, tetapi kerugian materiil.

Kerugian materiil kategori pemukiman, BNPB merilis rumah rusak dengan tingkat berbeda karena banjir sebagai berikut;banjir

Rusak berat berjumlah 2.013 unit, rusak sedang 1.148, dan rusak ringan 2.512, sedangkan angin puting beliung rumah rusak berat 514, rusak sedang 620 unit, dan rusak ringan 4.428. “Di samping itu, bencana longsor merusak rumah, rusak berat 52 unit, rusak sedang 26 dan rusak ringan 200,” sebut Agus.

Rincian jumlah kejadian bencana sepanjang Januari hingga Februari 2020 adalah, banjir 255 kejadian, puting beliung 202, tanah longsor 133, kebakaran hutan dan lahan 58, gempa bumi 1, kekeringan 1 dan gelombang pasang 1.

Baca juga: Banjir Jakarta, 35 RW Terendam dan 2.393 Jiwa Mengungsi

Sementara itu, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin mengatakan curah hujan tinggi masih terjadi hingga awal Maret di berbagai daerah di Indonesia dan masyarakat diharapkan waspada akan potensi kejadian banjir.

"Awal Maret diprediksi intensitas hujan ada di menengah hingga tinggi. Daerah yang terkena ialah Sumatera bagian selatan, sebagian besar wilayah Jawa, Sulawesi bagian tengah dan sebagian wilayah Papua cukup tinggi potensi hujannya. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai akan terjadinya banjir,” ucap Miming.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini