68 WNI dari Kapal Diamond Princess Juga Akan Diobservasi di Pulau Sebaru

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 29 Februari 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 29 337 2175966 68-wni-dari-kapal-diamond-princess-juga-akan-diobservasi-di-pulau-sebaru-nA2z81YIkN.jpg Kepulauan Seribu. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Sebanyak 23 anggota tim gabungan lintas instansi sedang menjemput 68 warga negara Indonesia (WNI) dari Kapal Pesiar Diamond Princess di Jepang. Puluhan WNI penumpang serta awak Diamond Princess itu dievakuasi ke Tanah Air untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19).

Sebanyak 68 penumpang Diamond Princess itu akan langsung dikarantina dan diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, setibanya di Indonesia. Mereka akan digabung dalam satu pulau bersama para ABK World Dream.

"Iya yang dari Jepang nanti juga dibawa ke Pulau Sebaru," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes Achmad Yurianto saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (29/2/2020).

Ia meyakini Pulau Sebaru Kecil cukup untuk menampung tambahan WNI yang baru tiba dari Jepang. Bahkan, kata dia, tim sudah mempersiapkan tempat untuk 68 WNI itu di Pulau Sebaru.

"Itu gedungnya sudah kita siapkan. Saya sudah ke sana untuk mengecek kesiapan gedung dan isinya, itu untuk yang 68," ujarnya.

Sekadar informasi, pemerintah mengutus 23 anggota tim gabungan untuk menjemput 68 WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess di Jepang pada Jumat 28 Februari 2020. Diprediksi 68 penumpang kapal Diamond Princess akan tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pada Senin, 2 Maret 2020.

Seharusnya, ada 70 WNI yang akan dijemput oleh tim gabungan dari kapal Diamond Princess. Namun, dua awak kapal Diamond Princess menolak dievakuasi dan memilih tetap tinggal.

Evakuasi tersebut dilakukan untuk mencegah adanya WNI penumpang Diamond Princess yang kembali terinfeksi virus korona (Covid-19). Sebab sejauh ini ada delapan WNI penumpang Diamond Princess yang positif terinfeksi virus korona. Kedelapan WNI itu sudah ditangani medis di rumah sakit daerah Jepang.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini