Umrah Dihentikan Sementara, 1.685 Jamaah Indonesia Tertahan di Negara Transit

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 29 Februari 2020 06:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 29 337 2175959 umrah-dihentikan-sementara-1-685-jamaah-indonesia-tertahan-di-negara-transit-9GsywbUKbS.jpg Ilustrasi jamaah Indonesia. (Foto: Dok Okezone/Widi Agustian)

JAKARTA – Otoritas Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara kegiatan pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi bagi seluruh umat Islam di dunia, termasuk Indonesia. Kebijakan itu diambil Otoritas Arab Saudi untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) di negaranya.

Pemerintah Indonesia menghormati kebijakan Arab Saudi tersebut. Namun memang, kebijakan itu berdampak bagi jamaah calon umrah asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci.

Dari informasi yang diterima pemerintah Indonesia, ada 1.685 jamaah umrah yang tertahan di negara transit setelah Otoritas Arab Saudi mengeluarkan kebijakan tersebut.

Sebanyak 1.685 calon jamaah itu sudah diberangkatkan dari Indonesia sebelum adanya kebijakan penghentian sementara umrah.

"Tercatat sejumlah 1.685 jamaah yang tertahan di negara ketiga pada saat transit dan saat ini telah atau sedang dalam proses dipulangkan kembali ke Tanah Air oleh airline sesuai kontraknya," ungkap Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, melalui pesan singkatnya, Jumat 28 Februari 2020 malam.

Lebih lanjut ia juga membeberkan bahwa ada 2.393 jamaah asal Indonesia yang batal berangkat umrah pada 27 Februari 2020. Sebanyak 2.393 calon jamaah tersebut berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Jamaah Indonesia yang terdampak karena tidak berangkat pada 27 Februari 2020 sebanyak 2.393 orang. Berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang diangkut oleh delapan maskapai penerbangan," jelasnya.

Kendati demikian, jelas Fadjroel, Pemerintah Indonesia sangat memahami betul kebijakan yang diambil Kerajaan Arab Saudi. Sebab, kata dia, kesehatan umat yang datang mau pun berada di Arab Saudi jauh lebih penting.

"Pemerintah Republik Indonesia memahami kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan penghentian sementara izin masuk guna melaksanakan umrah atau ziarah bagi semua negara dengan pertimbangan kesehatan umat yang lebih besar, terutama para jamaah umrah dan ziarah," terangnya.

(han)

1
1
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini