Ketua KPU Lengkapi Keterangan Para Tersangka Kasus Suap PAW DPR

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 337 2175499 ketua-kpu-lengkapi-keterangan-para-tersangka-kasus-suap-paw-dpr-RAVNsJLVdE.jpg Ketua KPU RI, Arief Budiman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW) yang menyeret mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WSE).

"(Diperiksa untuk siapa) Saya lupa panggilannya ya. Pokoknya untuk apa ya, mungkin Pak WS sama Bu Tio. Pokoknya untuk empat orang itu," kata Arief di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2020).

Menurut Arief, pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi penyelidikan diantara empat orang tersangka yang sebelumnya telah ditetapkan oleh KPK.

"Enggak tahu saya kan belum diperiksa. Tapi kalau lihat surat panggilannya sama. Minta keterangan untuk tersangka saya lupa di antara empat itu," bebernya.

Arief mengaku, pemeriksaan sendiri seharusnya dilakukan pada 25 Februari 2020 lalu, namun batal lantaran penyidik KPK berhalangan hadir karena terkendala banjir.

"Aku sudah hadir (25 Fenruari 2020 kemarin) tapi diinformasikan oleh pihak KPK karena akses ke sini atau penyidik yang mau ke sini terkendala banjir jadi dipindah sebenarnya dipindahnya hari Rabu tapi saya enggak bisa Rabu," tuturnya.

Berbeda dengan Arief, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri sebelumnya menyebut bahwa Arief yang berhalangan hadir lantaran banjir sehingga harus dilakukan penjadwalan ulang.

"Ini penjadwalan ulang karena kemarin cuaca alam yang kita tahu banjir dan lainnya," ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi terpisah.

Dalam pemeriksaan ini kata Ali, KPK rencananya memintai keterangan Arief untuk melengkapi berkas penyidikan empat tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR PAW.

"Tentunya apa yang akan ditanyakan ke Pak Arief Budiman sebagai saksi baru kami bisa sampaikan pada teman-teman updatenya nanti karena yang bersangkutan belum dilakukan pemeriksaan," tuturnya.

Sejauh ini KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) di DPR RI. Empat tersangka tersebut yakni mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WS); mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP, Harun Masiku (HAR); serta pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

Saat ini KPK baru menahan Wahyu Setiawan, Saeful, dan Agustiani Tio Fridelina. Sedangkan Harun Masiku masih diburu KPK. KPK sudah mendaftarkan Harun Masiku ke Polri sebagai buronan dan mencegahnya untuk bepergian ke luar negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini