Mengenal Pulau Sebaru Kecil, Tempat Observasi 188 Awak Kapal World Dream

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 337 2175341 mengenal-pulau-sebaru-kecil-tempat-observasi-188-awak-kapal-world-dream-9se7PsgAHx.jpg Kepulauan Seribu. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Pemerintah sepakat memilih Pulau Sebaru Kecil di Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, dijadikan sebagai tempat untuk mengobservasi 188 warga negara Indonesia (WNI) awak Kapal Pesiar World Dream. Observasi dilakukan untuk mengantisipasi adanya ABK yang terinfeksi virus korona atau Covid-19.

Pulau Sebaru Kecil merupakan salah satu gugus pulau di Kepulauan Seribu. Letak Pulau Sebaru Kecil tidak jauh dari pusat Jakarta. Dari ujung Jakarta, tepatnya Pantai Mutiara Pluit, Jakarta Utara, hanya butuh waktu 1,5 jam untuk tiba di Pulau Sebaru Kecil dengan menggunakan speedboat atau kapal cepat.

Jika ditilik lebih dalam secara geografis, terdapat dua Pulau Sebaru, yakni Pulau Sebaru Besar dan Pulau Sebaru Kecil. Pulau Sebaru Kecil sendiri berada di Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini sering dijadikan objek pariwisata bagi para turis untuk menikmati keindahan laut Kepulauan Seribu.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pulau Sebaru Kecil merupakan salah satu pulau yang tidak berpenghuni di Kepulauan Seribu.

WNI awak Kapal Pesiar World Dream. (Foto: Ist)

WNI awak Kapal Pesiar World Dream yang menjalani observasi. (Foto: Ist)

Meskipun tidak berpenghuni, terdapat sejumlah fasilitas di Pulau Sebaru Kecil. Fasilitas yang ada di Pulau Sebaru Kecil yakni rumah atau penginapan kecil yang di dalamnya terdapat beberapa ruangan serta kamar tidur. Penginapan-penginapan itu cukup untuk menampung sekira 200 orang.

"Pulau Sebaru ini ada rumah. Jadi ada kamar-kamarmya bagus, fasilitasnya sudah lengkap dan jauh lebih bagus dari Natuna sebelumnya. Diestimasikan dapat menampung sekitar 200 orang," kata Direktur Pengelolaan Logistik BNPB Rustian melalui pesan singkatnya, Jumat (28/2/2020).

Masih informasi yang diterima dari BNPB, Pulau Sebaru merupakan lokasi yang pernah digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba pada 2003–2007 dan berlanjut 2012. Dalam pulau yang berada di gugusan Kepulauan Seribu tersebut terdapat delapan bangunan yang dapat digunakan dengan kondisi terawat.

Pemerintah kemudian "menyulap" bangunan atau penginapan itu menjadi rumah sakit kecil untuk mengobservasi 188 ABK kapal pesiar World Dream. Terdapat tiga bangunan yang dipakai untuk tempat tinggal sementara bagi WNI laki-laki selama observasi. Kemudian, satu bangunan untuk WNI wanita dan satu bangunan akan digunakan untuk ruangan isolasi.

Pemerintah juga menjadikan satu bangunan untuk posko siaga kesehatan, satu bangunan untuk ruang karantina, dan satu bangunan untuk ruangan ring I. Sejumlah fasilitas itu, dijelaskan BNPB, jauh lebih siap ketimbang Natuna, tempat observasi ratusan WNI dari Wuhan, China.

Pemerintah telah menyiapkan pengamanan saat observasi ratusan WNI ABK World Dream berlangsung. Sebanyak 760 lebih sumber daya manusia dari Tentara Nasional Indonesia, BNPB, dan tim tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan disiagakan di Pulau Sebaru.

Pihak TNI juga telah membuat helipad khusus untuk menyiagakan helikopter sebagai salah satu penunjang kebutuhan observasi. Sejumlah fasilitas itu disiapkan untuk observasi ratusan ABK kapal pesiar World Dream selama 14 hari sesuai ketentuan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Saat ini 188 ABK World Dream sedang dalam perjalanan menuju Pulau Sebaru Kecil menggunakan KRI Dokter Soeharso milik TNI AL. Ratusan ABK itu dijemput di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Jika tidak ada kendala, KRI Dokter Soeharso pengangkut 188 ABK World Dream akan tiba di Pulau Sebaru Kecil sekira 16.00 WIB nanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini