KPK Hari Ini Panggil Ulang Ketua KPU Terkait Kasus Suap Wahyu Setiawan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 337 2175337 kpk-hari-ini-panggil-ulang-ketua-kpu-terkait-kasus-suap-wahyu-setiawan-lrL1uhr2le.jpg Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman pada hari ini. Ia akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR Pergantian Antar-Waktu (PAW) yang menyeret mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WSE).

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penjadwalan ulang terhadap saksi Arief Budiman karena sebelumnya yang bersangkutan tidak bisa hadir dengan alasan banjir di sejumlah titik Jakarta. Sebelumnya Arief Budiman dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi pada Selasa 25 Februari 2020.

"Ini penjadwalan ulang karena kemarin cuaca alam yang kita tahu banjir dan lainnya," ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2020).

KPK rencananya memintai keterangan Arief Budiman untuk melengkapi berkas penyidikan empat tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR PAW. KPK mengaku telah mendapat informasi bahwa Arief Budiman akan memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.

"Pak Arief Budiman konfirmasi hadir untuk keempat tersangka. Tentunya apa yang akan ditanyakan ke Pak Arief Budiman sebagai saksi baru kami bisa sampaikan pada teman-teman updatenya nanti karena yang bersangkutan belum dilakukan pemeriksaan," bebernya.

Sejauh ini KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) di DPR RI. Empat tersangka tersebut yakni mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WS); mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP, Harun Masiku (HAR); serta pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

Saat ini KPK baru menahan Wahyu Setiawan, Saeful, dan Agustiani Tio Fridelina. Sedangkan Harun Masiku masih diburu KPK. KPK sudah mendaftarkan Harun Masiku ke Polri sebagai buronan dan mencegahnya untuk bepergian ke luar negeri.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini