Pemerintah Minta Jamaah Umrah yang Telah Berangkat Tetap Bisa Beribadah

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 27 Februari 2020 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 337 2175150 pemerintah-minta-jamaah-umrah-yang-telah-berangkat-tetap-bisa-beribadah-bEzwg2uzoC.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Humas Kemenko PMK)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menggelar rapat tingkat menteri guna membahas pembatasan ibadah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Pemerintah, kata Muhadjir, memahami kebijakan pembatasan kunjungan dari beberapa negara termasuk Indonesia ke Arab Saudi. Menurut dia, langkah itu diambil untuk kepentingan kesehatan Umat Islam yang lebih besar, terutama khususnya para jamaah umrah dan ziarah ke Tanah Suci.

"Pemerintah Indonesia memahami bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan kepentingan kesehatan umat yang lebih besar, terutama khususnya para jamaah umrah dan ziarah," ujar Muhadjir.

Namun, pemerintah juga meminta keringanan agar jamaah umrah Indonesia yang sedang melakukan ibadah dapat melanjutkan umrah atau ziarahnya ke Tanah Suci.

"Agar yang sudah terlanjur atau akan mendarat, supaya diizinkan untuk melanjutkan ibadah ataupun ziarah," tuturnya.

Ia menambahkan, pemerintah Indonesia juga akan menggelar rapat koordinasi lanjutan guna melindungi kepentingan calon jamaah umarah yang gagal beribadah karena adanya pembatasan dari Arab Saudi.

Baca Juga : Arab Saudi Perketat Pemegang Visa Non-Umrah di Bandara King Abdul Aziz

"Terutama yang berkaitan dengan biro perjalanan, maskapai penerbangan, akomodasi dan hotel maupun visa," tandasnya.

Hadir dalam rapat ini Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubunhan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Agama Fachrul Razi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini