nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Jamaah Umrah yang Terdampar di Bandara Soetta karena Gagal Berangkat

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 17:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 27 337 2175137 cerita-jamaah-umrah-yang-terdampar-di-bandara-soetta-karena-gagal-berangkat-k7XNKFFo98.jpg Jamaah Umrah Terdampar di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (foto: Okezone/Isty Maulidya)

TANGERANG - Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan sementara ibadah umrah untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19), pada Kamis (27/2/2020). Kebijakan ini berlaku untuk sementara waktu, namun belum bisa dipastikan kapan penutupan kunjungan umrah akan dicabut.

Kebijakan tersebut membuat ribuan jamaah umrah yang telah dijadwalkan berangkat pada hari ini terdampar di Bandara Soekarno-Hatta. Para jamaah umrah tersebut hanya menunggu di Terminal 3 Keberangkatan Internasional tanpa ada kejelasan dari pihak bandara.

Baca Juga: Begini Upaya Pemerintah Lobi Kerajaan Arab Saudi soal Penghentian Sementara Umrah 

Pengurus agen perjalanan asal Bekasi, Eko Sulistio mengatakan bahwa kebijakan tersebut diinformasikan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Dirinya mengaku hanya mendapatkan informasi mengenai penutupan pembuatan visa umroh.

Jamaah Umrah yang Terdampar di Bandara Soetta (foto: Okezone/Isty Maulidya)	 

"Kami tidak menerima kabar apapun soal ini. Tadi pagi juga sudah ada yabg chek in 30 orang, bahkan sudah boarding. Baru kami terima kabar kalau penerbangan ke Madinah ataupun Jeddah ditutup," ungkap Eko saat ditemui di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Pihak travel juga sampai saat ini masih terus berupaya melakukan komunikasi dengan petugas travel yang ada di Jeddah, untuk memastikan bagaimana kebijakan tersebut berlaku bagi jamaah umroh yang saat ini sudah dalam perjalanan menuju Arab Saudi.

"Sampai saat ini kita belum tahu apakah yang berangkat tadi masih bisa masuk kesana atau malah dipulangkan lagi. Posisinya belum sampai juga, tadi terbang jam 11 siang," ujarnya.

Sementara Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) mengimbau agar para agen perjalanan agar bekerja sama dengan para vendor seperti hotel, pesawat dan katering untuk melakukan penjadwalan ulang supaya hak jamaah umroh tetap aman.

"Kami menyarankan kepada seluruh anggota travel umroh dan haji untuk melakukan upaya reschedule terhadap vendor-vendor seperti penerbangan, visa, hotel, dan lainnya untuk mengamankan hak jamaah umroh" ujar ketua umum SAPUHI, Syam Resfiadi dalam keterangannya.

Tak hanya itu, SAPUHI juga meminta kepada seluruh pihak terkait perjalanan umroh untuk memberikan keringanan dalam proses penjadwalan ulang sehingga jamaah umroh yang sudah mendaftar bisa kembali melakukan perjalanan umroh setelah kebijakan tersebut dicabut.

Baca Juga: Jokowi Hormati Keputusan Kerajaan Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah 

"Kami juga minta kepada seluruh pihak terkait agar memudahkan proses reschedule dan tidak menghanguskan deposit serta tanpa syarat yang memberatkan" jelasnya lagi.

Selanjutnya, para jamaah umroh diminta untuk tetap tenang dan menunggu perkembangan kebijakan pemerintah Arab Saudi hingga keadaan kembali normal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini