Istana: Persoalan Banjir di Jakarta Tanggung Jawab Bersama

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 27 Februari 2020 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 337 2174813 istana-persoalan-banjir-di-jakarta-tanggung-jawab-bersama-2Jsi9t5XeB.jpg Banjir di Jakarta. (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia merasa prihatin atas musibah banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta. Menurut Angkie, Jakarta merupakan Ibu Kota Negara, sehingga wilayah tersebut adalah milik bersama. Dia menyatakan, persoalan banjir tak hanya dibebankan pada pemerintah provinsi saja.

"Jakarta bukan sekadar kota biasa, Jakarta adalah ibu kota, tentu tanggung jawab adalah milik bersama, tidak hanya membebankan kepada pemerintah provinsi, namun pemerintah pusat juga terus berupaya, agar hal serupa tidak terjadi lagi, yang membuat terhambatnya aktifitas masyarakat beberapa waktu terakhir," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Perumahan Ciledug Indah Kembali Terendam Banjir

Berdasarkan informasi dari BMKG, kata Angkie, intensitas hujan di wilayah Indonesia, khususnya Jakarta cenderung ekstrem. Sementara drainase di ibu kota belum bisa menampung debit air yang sangat tinggi.

"Selama ini, intensitas hujan adalah lebat. Namun sekarang, ada peningkatan ke level ekstrem. Oleh karena itu pemerintah pusat telah menyiapkan pompa-pompa mobile di sejumlah titik, untuk mampu mengalirkan debit air yang tinggi sehingga meminimalkan potensi banjir kedepan," imbuh dia.

"Untuk jangka panjang, pemerintah pusat akan menyiapkan rumah pompa di sejumlah titik. Nanti terkait perawatannya akan dilakukan oleh pemerintah provinsi," tutup Angkie.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini