Bangun Spirit Gotong Royong demi Tangkal Intoleransi & Radikalisme

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 26 Februari 2020 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 337 2174242 bangun-spirit-gotong-royong-demi-tangkal-intoleransi-radikalisme-U4UKth3lDr.JPG Perwakilan Kemenko Polhukam, TNI, Pemda dalam seminar kebangsaan di Malang, Jawa Timur (Foto: polkam.go.id)

MALANG – Intoleransi dan radikalisme merupakan ancaman nyata yang menjadi sorotan pemerintah sehingga patut diwaspadai. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah merebaknya kedua ancaman tersebut ialah dengan membangun kesadaran bahwa perbedaan antar manusia adalah fitrah ciptaan tuhan.

“Perlunya membumikan sila-sila Pancasila dan membangun tegaknya hukum di Indonesia. Ayo masyarakat Indonesia, jangan lelah mencintai Indonesia. NKRI harga mati,” ujar Deputi VI/Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa, Arief P. Moekiyat dalam kegiatan Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Memperteguh Kebhinnekaan bertema 'Merajut Kebangsaan dalam Rangka Memperkokoh Persatuan Bangsa' di Malang, Jawa Timur, Kamis 13 Februari 2020, seperti dikutip Okezone dari website polkam.go.id.

Menurutnya, demokrasi di Indonesia sudah terbuka dan memberi ruang pada perbedaan pendapat. Di mana salah satu tujuannya ialah untuk menyegarkan semangat masyarakat dalam berbangsa.

“Pemerintah sangat konsen dalam menghadapi intoleransi dan radikalisme, komitmen pemerintah dalam menghadapai hal tersebut adalah dengan membangun spirit gotong royong untuk menciptakan Indonesia yang bersatu damai dan sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Brigjen TNI Mar. Agus Sulistyo mengungkapkan, sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus terus dijaga, serta diperlukan kewaspadaan terhadap pengaruh budaya asing dan radikalisme dengan menciptakan harmonisasi sosial antar elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Ikrar Persatuan yang dipimpin oleh Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin dan diikuti seluruh peserta yang menyatakan sepakat untuk mendukung pemerintah dan bergerak bersama mengatasi ancaman radikalisme dan intoleransi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Panglima Divisi 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin, Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni, Sekda Kota Malang Drs Wasto, Sekda Kabupaten Malang Didik Mulyono, Kasdim 0833/Kota Malang Mayor Arh Heru Sunyoto, Dandim 0818/Wilayah Malang-Batu diwakili oleh Pabung Kota Batu Mayor Arm Khoirul Efendi.

Hadir pula para Kasi dan Pasi Korem 083/Malang, WaKapolresta Malang Kota AKBP Setyo Koes Heriyanto, Wakapolres Batu Kompol Suharsono, jajaran Deputi VI/Kesbang Kemenko Polhukam RI, anggota DPRD Kota Malang Fraksi Gerindra Rizal,FKUB Malang, ormas dan perwakilan BEM Malang.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini