Soal Inpres Percepatan Pembangunan Papua, Mahfud MD: Anggarannya Luar Biasa

Sarah Hutagaol, Okezone · Selasa 25 Februari 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 337 2174048 soal-inpres-percepatan-pembangunan-papua-mahfud-md-anggarannya-luar-biasa-tapi-tak-terpadu-T2fO11LTPa.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Okezone/Sarah H)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang melanjutkan kembali Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2017 tentang percepatan pembangunan wilayah Papua dan Papua Barat yang telah berakhir pada 2019.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menjelaskan, nanti saat menangani masalah, pembangunan ekonomi, dan kesejahteraan sosial di Papua akan dilakukan secara terpadu.

Baca Juga: Mahfud MD Tak Bahas Kasus Pelanggaran HAM saat Rapat soal Papua 

"Sehingga nanti penyelesaiannya komprehensif, tidak terkesan bahwa ini pendekatan keamanan, pendekatan militer. Semua di bawah kendali, satu otoritas tim yang di komando ketua Bappenas. Itu rancangan Inpresnya," kata Mahfud di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyebutkan kalau pemerintah selama ini merasa penanganan pembangunan di Papua dilakukan dengan baik, namun unit organisasinya terpisah.

Dengan melanjutkan Inpres Nomor 9 Tahun 2017, pemerintah mengharapkan koordinasinya akan lebih menyatu dan terarah. Rencana itu disusun tidak lepas dari anggaran pembangunan Papua yang besar, namun disayangkan setiap sektor berjalan sendiri-sendiri.

"Gini loh, untuk Papua itu anggaran pembangunan sudah luar biasa, tapi terasa setiap sektor tuh jalan yang satu di sini, satu di sana, sehingga enggak terpadu," ungkapnya.

Baca Juga: Dikasih Data Pelanggaran HAM Papua oleh BEM UI, Mahfud: Enggak Dijelaskan Kasusnya 

Sebelumnya, Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mengatakan, pertemuan dengan Mahfud siang tadi guna membahas Inpres Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat.

"Sebenarnya ini normal saja karena Inpres 9/2017 sudah selesai 2019 kemarin. Ini melanjutkan saja bahwa salah satu fokus presiden tentang Papua adalah soal membangun kesejahteraan Papua," tutur Dani.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini