nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dahulukan Evakuasi WNI di Kapal World Dream, Menkes: Mereka Ditolak di Mana-Mana

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 19:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 25 337 2174044 dahulukan-evakuasi-wni-di-kapal-world-dream-menkes-mereka-ditolak-di-mana-mana-3siu5MP93f.png Menkes Terawan Agus Putranto. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi)

JAKARTA - Pemerintah lebih dulu mengevakuasi 188 WNI di Kapal World Dream, terkait virus korona (Covid-19), dibanding WNI di Kapal Princess Diamond. Evakuasi ini didahulukan karena kapal tersebut ditolak berbagai otoritas. Karenanya, pemerintah memutuskan segera mengevakuasi WNI di sana.

"Karena itu mohon untuk yang Dream World ini betul-betul menjadi konsentrasi, karena ditolak di mana-mana," ucap Menkes Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya, [emerintah wajib memprioritaskan WNI yang berada di Kapal World Dream yang ditolak berbagai negara.

"Kita sebagai pemerintah wajib memperhatikan yang tertolak di mana-mana ini," ucap Terawan.

Terawan memastikan 188 WNI di Kapal World Dream akan dipindahkan ke KRI dr Soeharso besok, Kamis 26 Februari 2020, sekira pukul 10.00 WIB. Setelah itu, mereka akan dibawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, untuk menjalani masa karantina atau observasi selama 14 hari.

(Foto: Dream Cruise Line)

"Oh ya besok, kira-kira besok jam 10 itu bisa kapal ke kapal. Iya (dibawa ke Pulau Sebaru)," ujarnya.

Sementara itu, terkait evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Jepang, pemerintah masih melakukan negosiasi. Evakuasi terhadap WNI di Jepang akan dilakukan setelah proses evakuasi WNI di Kapal World Dream rampung.

Baca juga: Belum Evakuasi WNI di Diamond Princess, Moeldoko: Masih Proses Negosiasi

"Kalau yang ini kan masih di Jepang, diurusi oleh pemerintah Jepang, meskipun letaknya di kapal, tapi ini kan di wilayah Jepang, dan oleh pemerintah Jepang enggak dibiarkan gitu aja. Logistik juga diberi, apapun juga diberi," tutur Terawan.

"Karena itu saya mohon kita bersama-sama doakan saja, saya masih nego terus dengan Kemlu, apa yang terbaik. Tapi saya sekarang konsentrasi bagaimana World Dream ini bisa terevakuasi dengan baik. Kalau saya dua pikiran yang cabang, pasti nanti hasilnya tidak akan baik. Satu dulu biar sempurna," ucap Terawan mengakhiri.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini