Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Perkuat Daya Tahan Ekonomi

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 25 Februari 2020 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 337 2173889 presiden-jokowi-perintahkan-jajarannya-perkuat-daya-tahan-ekonomi-ri-FYGQtvMeJz.jpg Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat lanjutan, dampak virus korona (Covid-19), terhadap perekonomian Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia meminta jajarannya memperkuat daya tahan dan daya saing perekonomian agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

"Saya minta seluruh instrumen disiapkan dan dipergunakan dalam rangka memperkuat daya tahan dan daya saing ekonomi negara kita, baik instrumen moneter maupun instrumen fiskal," ucap Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Rapat ini, kata Jokowi, akan memutuskan langkah kebijakan fiskal dalam mendorong ekonomi, baik dari sisi konsumsi, investasi dan meningkatkan kembali sektor pariwisata.

"Terutama di Bali, di Sulawesi Utara, dan di Kepulauan Riau. Di mana daerah-daerah destinasi wisata inilah yang banyak dikunjungi turis-turis dari RRT (China). Dan kita tahu, kita sedang menghadapi tekanan akibat penurunan kunjungan wisatawan dari RRT," ucap Jokowi.

"Saya juga minta agar memaksimalkan kegiatan konferensi dalam negeri, MICE di daerah-daerah tersebut. Serta ditingkatkan promosi yang menyasar ke pasar wisatawan mancanegara yang sedang mencari alternatif destinasi wisata karena batal mengunjungi RRT, Korea dan Jepang. Saya minta agar insentif dan upaya mendorong ekonomi ini dilakukan secara bersamaan dan saling dukung mendukung," tambah Kepala Negara.

Baca juga: Jokowi Siapkan 'Vaksin' Penangkal Virus Korona ke Ekonomi RI

Jokowi kembali mengingatkan para pembantunya untuk segera mempercepat realiasi belanja negara. Selaras dengan itu, Kepala Negara juga mengingatkan kepala daerah untuk segera pula membelanjakan anggaran daerahnya agar perputaran uang terjaga dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi.

"Perlu saya ingatkan lagi agar kita semuanya kementerian dan lembaga mempercepat belanja. Dan untuk Menteri Dalam Negeri, sekali lagi saya mengingatkan agar diingatkan kepada gubernur, bupati, walikota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya di daerah masing-masing," jelas Jokowi.

"Juga pastikan mengenai percepatan pencairan dana desa. Saya tahu beberapa sudah sampai di desa tetapi segera dorong mereka agar belanja sesuai dengan rencana yang sudah mereka miliki," sambung dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta jajarannya segera mengeksekusi program perlindungan sosial seperti bantuan sosial (bansos) dan sejenisnya. Ini penting untuk memberi stimulus perekonomian di tengah masyarakat.

"Kemudian yang keempat saya minta langah-langkah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan, neraca perdagangan kita betul-betul dijalankan secara efektif dan di lapangan dikontrol. Sehingga kita bisa menekan impor. Saya kira ini yang jadi prioritas kita," kata Jokowi mengakhiri sambutannya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini