Berikut Daerah yang Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 25 Februari 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 337 2173811 berikut-daerah-yang-berpotensi-dilanda-cuaca-ekstrem-sepekan-ke-depan-NrU8mVxb4y.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat, masih akan melanda sejumlah daerah hingga Maret 2020. BMKG mengungkap cuaca ekstrem di sejumlah daerah karena adanya pola tekanan rendah di belahan Bumi selatan (BBS).

"Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, pola tekanan rendah di wilayah belahan Bumi selatan (BBS) masih cukup aktif berpengaruh pada pembentukan potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo, melalui pesan singkatnya, Selasa (25/2/2020).

Sejumlah daerah di Tanah Air yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan sebagai berikut :

Periode 25 - 28 Februari 2020:

1. Bangka Belitung

2. Bengkulu

3. Lampung

4. Banten

5. DKI Jakarta

6. Jawa Barat

7. Jawa Tengah

8. DI Yogyakarta

9. Jawa Timur

10. Kalimantan Barat

11. Kalimantan Tengah

12. Kalimantan Utara

13. Kalimantan Timur

14. Kalimantan Selatan

15. Bali

16. Nusa Tenggara Barat

17. Sulawesi Barat

18. Sulawesi Tenggara

19. Sulawesi Selatan

20. Sulawesi Utara

21. Gorontalo

22. Maluku

23. Papua Barat

24. Papua

ilustrasi (Dok Okezone)

Periode 29 Februari –2 Maret 2020:

1. Aceh

2. Sumatera Utara

3. Sumatera Barat

4. Jambi

5. Sumatera Selatan

6. Bengkulu

7. Bangka Belitung

8. Lampung

9. Banten

10. DKI Jakarta

11. Jawa Barat

12. Jawa Tengah

13. Jawa Timur

14. Nusa Tenggara Barat

15. Nusa Tenggara Timur

16. Kalimantan Barat

17. Kalimantan Tengah

18. Kalimantan Timur

19. Kalimantan Selatan

20. Sulawesi Utara

21. Sulawesi Gorontalo

22. Sulawesi Tengah

23. Sulawesi Selatan

24. Sulawesi Tenggara

25. Maluku Utara

26. Maluku

27. Papua Barat

28. Papua

"Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," ucap Mulyono.


Baca Juga : Banjir Kembali Rendam Jalan Baru Underpass Bekasi

BMKG mengungkap, cuaca ekstrem tersebut disebabkan adanya badai tropis yang disebut 'Ferdinand' pada 24 Februari di wilayah Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Ditambah, sirkulasi angin di wilayah Samudera Hindia Barat Daya Banten. Hal itu menyebabkan pembentukan pola pertemuan massa udara yang memanjang di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

"Belokan angin juga terpantau terbentuk di sekitar wilayah Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku," tuturnya.


Baca Juga : BMKG Prakirakan 11 Daerah Diguyur Hujan Lebat, Waspada Banjir

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini